Wanita Sayat Tetangga di Bojonggede Masih di Selidiki Polisi, Pelaku Depresi Parah Tak Tidur 3 Minggu



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Polisi tengah mendalami kasus wanita sayat tetangga di Bojonggede, Bogor.
Diketahui pelaku berinisial LL terhadap tetangganya, IY yang bertempat tinggal di Bojonggede, Kabupaten Bogor.
Motif tindakan ini masih menjadi misteri, namun pelaku diduga mengalami gangguan psikologis.
AKP Teguh, Kanit Reskrim Polsek Bojonggede, mengungkapkan bahwa suami pelaku mengklaim LL sudah tiga minggu mengalami insomnia sebelum insiden terjadi.
“Menurut keterangan suaminya, istrinya sudah tiga minggu tidak bisa tidur. Itu yang mungkin menjadi penyebab,” ujar Teguh pada Selasa (1/10/2024).
Korban, IY, yang telah dimintai keterangan, menyatakan bahwa ia tidak mengetahui alasan diserang oleh LL.
Sebelum penyayatan, LL sempat melontarkan tuduhan tak berdasar kepada korban, mengatakan, “Kamu ya yang ngerjain saya? Biar sama-sama mati.”
Kondisi pelaku yang tidak stabil membuat polisi akan melakukan tes psikologis pada LL untuk memastikan kesehatan mentalnya.
“Pelaku akan diperiksa psikologisnya pada Kamis mendatang,” kata Teguh.
Kapolsek Bojonggede, AKP Abdullah, juga menambahkan bahwa meskipun LL dan IY bertetangga, selama ini tidak pernah terdengar adanya perselisihan di antara mereka.
“Mereka bertetangga di lokasi itu dan tidak pernah ada masalah sebelumnya,” jelas Abdullah.
Pihak kepolisian telah memeriksa tiga saksi terkait insiden ini, termasuk suami-istri yang menolong korban serta ketua RT setempat.
Beruntung, kondisi korban IY kini berangsur pulih setelah mendapatkan perawatan medis.
Polisi akan terus mendalami motif dari kasus ini, terutama terkait dugaan gangguan psikologis yang dialami oleh pelaku.
Rangkuman AI sedang dibuat…