Warga Bogor Gagal Foto Bareng Presiden Jokowi, Padahal Sudah Buat Poster



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Warga Bogor gagal foto bareng Presiden Jokowi yang sedang melakukan kunjungan ke wilayah Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
Sumardi (40), Tri Anggoro (42), dan Uripah (49) telah menyiapkan poster khusus dari rumah untuk menarik perhatian Presiden agar bisa berfoto bersama.
“Agak kesal soalnya sengaja sebelumnya sudah bikin poster dari rumah buat Pak Jokowi, jadi tanda kami mau berfoto sama beliau,” ujar Uripah, Selasa (11/6/2024).
Poster yang dibawa warga ini ditulis tangan di atas secarik kertas, bertuliskan ‘Pak Jokowi kami kader Posyandu Flamboyan sekiranya berkenan berfoto bersama’.
Tri Anggoro, yang juga membawa poster bertuliskan ‘Kulo saking gemolong pak. 10 tahun pak Jokowi dados Presiden kulo dereng saget foto bareng’, merasa kecewa karena tidak berhasil berfoto dengan Presiden meski sudah berdiri sangat dekat.
Tri juga mengharapkan hadiah sepeda yang biasanya dibagikan Jokowi saat berkunjung ke daerah.
Hal serupa diungkapkan oleh Sumardi yang telah menyiapkan ajakan foto dalam Bahasa Jawa dengan harapan mendapat perhatian Jokowi.
“Kan Pak Jokowi biasanya pakai bahasa Jawa, ya saya tulis saja ajakan foto barengya pakai bahasa Jawa juga, ujarnya.
Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan untuk mengukur intervensi serentak pencegahan stunting di Kota Bogor, khususnya di Posyandu Wijaya Kusuma, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal.
Dalam kunjungan tersebut, Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor Hery Antasari menyatakan bahwa Presiden Jokowi sempat mengapresiasi inovasi penanganan stunting di Kota Bogor yang dianggap sudah lebih maju.
“Cuma bilang ‘bagus, Pak, bagus’,” kata Hery.
Meskipun demikian, rasa kecewa masih membekas di hati Sumardi, Tri Anggoro, dan Uripah yang telah berharap dapat mengabadikan momen berharga bersama Presiden Jokowi.
Meski kekecewaan menyelimuti hati ketiga warga tersebut, mereka tetap menyimpan harapan dan semangat.
Rangkuman AI sedang dibuat…