1.258 Tahanan Lapas Salemba Ikut Pencoblosan Pilkada Jakarta



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Sebanyak 1.258 tahan di Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Salemba menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Jakarta 2024. Dalam pemilihan tersebut, KPU Jakarta Pusat menyiapkan 3 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di dalam Lapas sekaligus.
“TPS khusus di Lapas Salemba ada 3. DPT ada 1.258 orang, sedangkan total penghuni hari ini 1.715, dipastikan selebihnya itu tidak bisa mencoblos karena ktp luar DKI,” ujar Kepala Lapas Salemba II A Beni Hidayat saat memantau langsung pemilihan di Lapas Salemba, Rabu (27/11).
Dikatakan Beni, untuk pelaksanaan pemilu kali ini, jumlah kotak suara memang lebih sedikit dibanding Pemilu sebelumnya. Dari segi logistik, seluruh persiapan berjalan lancar tanpa kendala. Proses distribusi dan pengaturan logistik hingga persiapan tempat sudah selesai dengan baik sejak kemarin.
“Hingga saat ini tidak ada kendala sama sekali, baik dalam hal logistik maupun pelaksanaan teknis,” tambahnya.
Setiap TPS di Lapas Alemba dijaga oleh sembilan orang petugas yang berasal dari internal lembaga. Para petugas, termasuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan pengamanan, bekerja memastikan proses pemilu berjalan tertib dan aman.
“Proses pemungutan suara kami targetkan selesai pukul 12.00 WIB. Setelah itu, kami akan menunggu arahan lebih lanjut dari KPU untuk tahap penghitungan suara,” tutupnya.
Dengan lancarnya proses Pemilu di Lapas Alemba, diharapkan pemenuhan hak pilih bagi para penghuni lembaga pemasyarakatan dapat berjalan optimal, sekaligus mencerminkan keberhasilan pelaksanaan demokrasi di semua lapisan masyarakat.
Rangkuman AI sedang dibuat…