15 Pasangan Finalis Abang-None Kepulauan Seribu 2024 Jalani Tahap Karantina



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Sejumlah pasangan finalis Abang-None Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, tengah menjalani tahap karantina hingga 13 Juli 2024.
Karantina ini merupakan masa pembekalan intensif sebelum mereka berkompetisi di tingkat Kabupaten Kepulauan Seribu, dengan tujuan akhir menjadi duta pariwisata di tingkat Provinsi DKI Jakarta.
“Dari 161 peserta yang mendaftar mengikuti ajang Abnon Kepulauan Seribu tahun ini, telah dipilih 30 peserta atau 15 pasang Abnon yang kini mengikuti masa karantina,” ujar Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan, di Jakarta, Jumat (14/6/2024).
Masa karantina ini diisi dengan berbagai kegiatan kelas dan praktik yang bertujuan untuk membekali para finalis dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan.
“Pembekalan diberikan oleh narasumber yang profesional dan kompeten di bidangnya,” kata Sonti. Materi pembekalan meliputi berbagai aspek seperti:
Memahami potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di Kepulauan Seribu.
Pengenalan tentang struktur pemerintahan dan kebudayaan lokal.
Mempersiapkan finalis untuk berinteraksi di kancah internasional.
Mengembangkan kepribadian yang positif dan etika yang baik.
Pelatihan tentang berbusana yang sesuai dan elegan.
Selain itu, pengembangan diri juga menjadi fokus utama dengan pelatihan “public speaking”, tari tradisional “nandak ganjen”, serta latihan berjalan di atas panggung.
“Kami juga mengingatkan kepada peserta bahwa Abang-None bukan hanya sebatas wajah semata ‘cantik dan ganteng’, tapi juga perlu ditunjang kecerdasan sebagai keterampilan yang harus terus diasah,” tambah Sonti.
Sonti berharap para finalis semakin siap untuk berlomba di tingkat Kabupaten Kepulauan Seribu dan nantinya di tingkat Provinsi DKI Jakarta.
“Diharapkan peserta bisa mengikuti tahap pembekalan ini dengan sungguh-sungguh, menjadi proses pematangan bagi para finalis hingga siap menjadi duta pariwisata Jakarta khususnya Kepulauan Seribu, bila terpilih menjadi Abnon,” ungkapnya.
Iwan Samosir, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan (Asminekbang) Kabupaten Kepulauan Seribu yang juga bertindak sebagai dewan juri, menekankan pentingnya peran Abnon dalam membawa Jakarta sebagai kota global.
“Mudah-mudahan mereka bisa mengembangkan pariwisata. Tentu saya menunggu dari para finalis ini konsep apa yang sudah mereka miliki untuk membawa Kepulauan Seribu khususnya menuju kota global,” kata Iwan.
Rangkuman AI sedang dibuat…