18 Rumah dan 4 Tempat Usaha Terbakar di Kebayoran Lama, 150 Jiwa Terdampak!



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID- Kebakaran melanda kawasan permukiman warga di Jalan Teuku Nyak Arif, RT 05/RW 01, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa (22/9/2026) malam.
Kobaran api menghanguskan sedikitnya 18 rumah tinggal dan empat tempat usaha. Kebakaran tersebut juga berdampak terhadap sekitar 150 jiwa yang tinggal di kawasan tersebut.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, puluhan keluarga harus kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
Berdasarkan keterangan Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, kebakaran terjadi di area dengan luas sekitar 1.205 meter persegi. Kerugian materi akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai Rp1,2 miliar.
Asril Rizal menyebut kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik di salah satu rumah. Api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
Menurut keterangan warga, api pertama kali terlihat dari sebuah rumah kontrakan yang berada di sekitar kawasan dekat lampu merah. Kobaran api kemudian menjalar ke bagian belakang bangunan dan merembet ke bangunan lainnya.
Warga sempat berupaya melakukan pemadaman awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun, upaya tersebut tidak berhasil menghentikan kobaran api yang semakin membesar.
Laporan mengenai kebakaran diterima Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan sekitar pukul 20.31 WIB ketika api dilaporkan sudah membesar.
Petugas kemudian mengerahkan 24 unit mobil pemadam kebakaran dengan 128 personel untuk menangani kobaran api. Petugas berjibaku agar api tidak merambat lebih luas ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Api berhasil dilokalisasi sekitar pukul 21.20 WIB. Setelah itu, petugas melakukan proses pendinginan mulai sekitar pukul 21.33 WIB.
Seluruh proses pemadaman kemudian dinyatakan selesai sekitar pukul 24.00 WIB.
Kebakaran tidak hanya menghanguskan rumah warga. Sejumlah tempat usaha yang berada di kawasan tersebut juga terdampak.
Data yang disampaikan Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan menyebut terdapat empat tempat usaha yang ikut terbakar.
Beberapa di antaranya merupakan warung kelontong, warung pecel ayam dan lele, toko telepon seluler, serta bengkel ban.
Kondisi bangunan yang saling berdekatan membuat api cepat merambat. Besarnya kobaran juga membuat upaya pemadaman awal yang dilakukan warga menggunakan APAR tidak mampu menghentikan penyebaran api.
Peristiwa tersebut menyebabkan sekitar 150 jiwa terdampak. Mereka merupakan warga yang tinggal di kawasan permukiman yang terbakar.
Meski mengakibatkan kerusakan besar dan membuat puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal, petugas memastikan tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Hingga Rabu (23/9/2026), petugas terkait masih melakukan penanganan pascakebakaran di lokasi. Penyebab pasti kebakaran masih mengacu pada dugaan awal berupa korsleting listrik.
Kerugian materi akibat kebakaran yang menghanguskan 18 rumah dan empat tempat usaha tersebut diperkirakan mencapai Rp1,2 miliar.
Rangkuman AI sedang dibuat…