3.315 Personel Gabungan Siap Amankan Aksi Demo 164 di Depan Gedung MK Jakarta Siang Ini



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Dewan Tandifidzi Nasional Persaudaraan Alumni (PA) 212 berencana untuk menggelar aksi unjuk rasa di sekitar gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat hari ini. Sebanyak 3.315 personel telah disiapkan untuk mengamankan kegiatan tersebut.
“Total ada 3.315 personel gabungan yang akan mengawal dan mengamankan aksi hari ini,” ucap Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro saat diinterview wartawan pada hari Selasa (16/4/2024).
Pasalnya unjuk rasa ini bertema ‘Aksi 164 Istighosah Kubro: Memohon Keadilan bagi Negeri’, yang kini telah beredar luas pada poster-poster yang mewarnai aksi tersebut.
Susatyo menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas akan disesuaikan dengan situasi. Rekayasa tersebut akan dilakukan jika terjadi peningkatan eskalasi massa di lokasi aksi unjuk rasa.
Selain itu, Susatyo menegaskan kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan untuk selalu bertindak dengan cara yang persuasif dan humanis. Dia juga meminta agar para peserta aksi mematuhi aturan yang berlaku.
“Kami pun mengimbau kepada para warga masyarakat yang nantinya akan melintas di sekitaran Monas agar mencari jalan alternatif lainnya, kemudian bagi para peserta aksi untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban supaya kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan juga aman,” imbuhnya.
Rangkuman AI sedang dibuat…