5 Fakta Aksi Begal PIK yang Sempat Babak Belur Akibat Pukulan Warga



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Sebuah aksi kriminal begal PIK, Jakut yang dilakukan sekawanan remaja terjadi pada hari Sabtu (21/9) siang.
Komplotan begal motor beraksi beramai-ramai, namun tak disangka tertangkap basah oleh warga dan petugas keamanan setempat.
Kejadian yang terekam dan viral di media sosial ini memperlihatkan para pelaku dengan berani membawa senjata tajam dan senjata api dalam melancarkan aksinya.
Insiden ini pun segera memancing kemarahan warga, yang tanpa ragu menghadang dan melumpuhkan para pelaku.
Berikut ini 5 fakta aksi begal PIK yang sempat babak belur dimassa warga, yaitu:
Kejadian begal ini tertangkap basah oleh warga dan petugas keamanan setempat.
Berdasarkan unggahan akun Instagram @jakartaviral, komplotan berjumlah tiga orang langsung dikepung dan mendapat amukan massa.
Para pelaku diketahui membawa senjata tajam dan senjata api (senpi) saat beraksi. Korban yang menjadi target adalah seorang karyawan ruko. Dari tiga pelaku, dua berhasil dilumpuhkan, sementara satu orang kabur.
Dalam upaya melawan, dua petugas keamanan terluka akibat sabetan senjata tajam dari pelaku yang melawan dengan brutal saat tertangkap.
Warga yang geram menghajar pelaku hingga babak belur. Dalam video yang beredar di media sosial, tampak pelaku terpojok dan tidak berdaya, bahkan sebagian pakaian mereka dilucuti oleh massa yang marah.
Salah satu pelaku mencoba melarikan diri dengan menceburkan diri ke air. Namun, warga terus mengepungnya sampai akhirnya pelaku ditarik ke pinggir dalam kondisi lemah dan tak berdaya.
Aksi ini menjadi sorotan di media sosial dan menunjukkan betapa waspadanya warga dalam menindak kejahatan.
Rangkuman AI sedang dibuat…