5 Fakta Sopir Taksi Online Perkosa Wanita di Tol Kunciran-Cengkareng



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Seorang pengemudi taksi online tega memerkosa penumpang di bahu Tol Kunciran-Cengkareng.
Diketahui pelaku berinisial FG (49), diduga memperkosa penumpang bernama NG (30).
Kejadian yang berlangsung dini hari itu berakhir dengan penangkapan cepat oleh polisi.
Berikut 5 fakta kasus sopir taksi online perkosa wanita di tol Kunciran-Cengkareng, yaitu:
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, mengungkap bahwa penyidik langsung mengarah pada FG setelah melakukan analisis dan profiling.
“Dari pemeriksaan yang kami lakukan, jejak dan data yang terkumpul mengarah pada FG, seorang sopir online asal Bekasi,” katanya.
FG ditangkap Minggu (23/11) dini hari di sebuah kontrakan di wilayah Cilodong saat sedang beristirahat bersama keluarganya.
Peristiwa pemerkosaan terjadi Sabtu (22/11) sekitar pukul 03.30 WIB.
Korban memesan taksi online dari Kukusan, Depok, menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Namun pelat nomor kendaraan FG berbeda dengan yang tertera di aplikasi.
Saat perjalanan, FG berpura-pura ingin berhenti untuk mencuci muka.
Mobil kemudian menepi di bahu Tol Kunciran-Cengkareng.
Ketika kendaraan berhenti, pelaku berpindah ke kursi penumpang dan mulai mengancam NG menggunakan benda menyerupai senjata api.
Dalam keterangan polisi yang telah diubah redaksinya, disebutkan:
“Pelaku menekan korban dengan benda mirip pistol hingga korban tak berdaya,” ujar penyidik.
FG kemudian memukuli leher dan kepala korban sebelum memperkosanya di kursi depan mobil tersebut.
Usai melakukan aksinya, FG tidak membawa korban menuju Bandara Soetta, tetapi justru membuangnya di sebuah gang di kawasan Depok.
Ketika pelaku ditangkap, polisi menemukan paket sabu di dalam dompetnya.
FG mengaku telah mengonsumsi barang haram itu sebelum beraksi.
Hasil tes urine juga menunjukkan ia positif narkotika.
Awalnya FG mengaku bahwa pistol yang digunakan untuk mengancam korban telah ia buang ke sungai.
Namun hasil penyelidikan berbeda.
Polisi menemukan benda menyerupai senjata api itu tersimpan rapi di bawah kursi pengemudi.
“Kami akhirnya menemukan senjata yang digunakan pelaku, tersembunyi di bagian bawah jok mobil,” ungkap petugas.
FG kini diamankan di Polres Metro Tangerang Kota untuk proses hukum lebih lanjut.
Rangkuman AI sedang dibuat…