Ada Jakarta Running Festival 2025, Car Free Day Jakarta Ditiadakan 26 Oktober



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta meniadakan car free day pada Minggu, 26 Oktober 2025.
Hari Bebas Kendaraan (HBKB) atau car free day (CFD) yang rutin digelar ditiadakan pada akhir pekan mendatang.
Peniadaan CFD di Jakarta disampaikan melalui akun resmi Instagram Dishub DKI Jakarta @dishubdkijakarta.
CFD ditiadakan dikarenakan penyelenggaraan wondr #JRF2025 atau Jakarta Running Festival, sebuah acara berskala besar yang akan digelar di kawasan Sudirman-Thamrin-Gelora Bung Karno (GBK) pada 25-26 Oktober 2025.
Seperti yang diketahui Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta rutin menggelar CFD atau HBKB, kegiatan yang dibebaskan dari kendaraan bermotor selama beberapa jam.
Pelaksanaannya rutin digelar setiap hari Minggu yang lokasi utamanya di Sudirman-Thamrin.
Tujuannya guna mengurangi emisi gas buang kendaraan, memberikan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, serta mengajak warga Jakarta untuk lebih sadar akan pentingnya keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Ketika HBKB berlangsung, kendaraan bermotor dilarang melintas di area tersebut pada jam tertentu mulai pukul 06.00-10.00 WIB.
Peniadaan CFD mengacu Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 12 Tahun 2016 Pasal 5 Ayat 1 yang menyebutkan pelaksanaan HBKB dibatalkan jika terdapat kegiatan atau event yang memerlukan pengaturan lalu lintas khusus.
“Peniadaan ini sesuai dengan Pergub No. 12 tahun 2016 pasal 5 ayat 1, bahwa pelaksanaan HBKB dapat dibatalkan jika terdapat event yang membutuhkan pengaturan lalu lintas khusus,” kata Dishub DKI dalam pengumumannya, Jumat (17/10/2025).
Selain peniadaan CFD, Dishub DKI juga menutup dan merekayasa sejumlah ruas jalan utama di Jakarta.
Berikut daftar ruas jalan yang ditutup saat berlangsungnya Jakarta Running Festival 2025.
Exit tol dalam kota ruas di Gatot Subroto dan S. Parman juga akan dialihkan
Berikut rute alternatif saat Jakarta Running Festival 2025.
1. Dari Sarinah (Utara) ke Blok M (Selatan): Thamrin–Imam Bonjol–Rasuna Said–Kapten Tendean–Wolter Monginsidi–Trunojoyo–dst.
2. Dari Teluk Betung ke Menteng (Timur): Sudirman–Thamrin–putar di Patung Arjuna Wijaya–Thamrin–Imam Bonjol–dst.
3. Dari Menteng (Timur) ke Tanah Abang (Barat): HOS Cokroaminoto–Ratulangi–Johar–Wahid Hasyim–Mas Mansyur–dst.
4. Dari Stasiun Karet (Barat) ke Manggarai (Timur): Margono Djojohadikoesoemo–Galunggung–Sultan Agung–dst.
5. Dari Manggarai (Timur) ke Tanah Abang (Barat): Sultan Agung–Galunggung–Karet Pasar Baru Timur III–Karet Pasar Baru Timur II–Margono Djojohadikoesoemo–dst.
6. Dari Tanah Abang (Utara) ke Kampung Melayu (Timur): Mas Mansyur–Dr. Satrio atau JLNT Satrio–Casablanca–KH Abdullah Syafei–dst.
7. Dari Kampung Melayu (Timur) ke Tanah Abang (Utara): KH Abdullah Syafei–Casablanca–JLNT Satrio atau Dr. Satrio–Mas Mansyur–dst.
8. Dari Slipi (Barat) ke Cawang (Timur): Gatot Subroto–Simpang Susun Semanggi–S. Parman–dst.
9. Dari Cawang (Timur) ke Slipi (Barat): Gatot Subroto–Rasuna Said–Dr. Satrio–Mas Mansyur–Penjernihan–Pejompongan Raya–Tentara Pelajar–S. Parman–dst.
10. Dari Senopati/Pattimura ke GBK: Hang Lekir I–Hang Tuah Raya–Hang Lekir IV–Hang Lekir II–Hang Lekir I–Asia Afrika–Gerbang Pemuda–dst.
1. Dari Harmoni (Utara) ke Senen (Timur): Juanda–Pos–Gedung Kesenian–Lapangan Banteng Utara–Lapangan Banteng Barat–Taman Pejambon–Pejambon–Medan Merdeka Timur–Ridwan Rais–Arief Rahman Hakim–Kramat Kwitang–Pasar Senen–dst.
2. Dari Harmoni (Utara) ke Kampung Melayu (Timur): Suryapranoto–Balikpapan–Cideng Timur–Underpass Tanah Abang–Mas Mansyur–Dr. Satrio–Casablanca–KH Abdullah Syafei–dst.
3. Dari Harmoni (Utara) ke Blok M (Selatan): Suryapranoto–Balikpapan–Tomang Raya–S. Parman–Pejompongan Raya–Penjernihan I–putar balik–Pejompongan Raya–Teuku Nyak Arief–Kebayoran Baru–Kyai Maja–Panglima Polim–dst.
4. Dari Tanah Abang–Kebon Sirih–Budi Kemuliaan (Timur) ke Gambir (Timur): Abdul Muis–Majapahit–Juanda–Pos–Gedung Kesenian–Lapangan Banteng–Pejambon–Medan Merdeka Timur–dst.
5. Dari Taman Suropati (Timur) ke Tanah Abang (Barat): Taman Suropati–Teuku Umar–Cut Mutia–Menteng Raya–Ridwan Rais–Medan Merdeka Timur–Medan Merdeka Utara–Abdul Muis–Fachrudin–dst, atau Imam Bonjol–HOS Cokroaminoto–Gembira–Galunggung–Karet Pasar Baru Timur III–Karet Pasar Baru Timur II–dst.
6. Warga Dr. Kusuma Atmaja ke Tanah Abang (Barat): HOS Cokroaminoto–Rasuna Said–Casablanca–Mas Mansyur–dst.
7. Warga Sumenep/Blora ke Blok M (Selatan): Blora–Kendal–Latuharhary–Galunggung–Rasuna Said–dst.
8. Dari Stasiun Karet (Barat) ke Manggarai (Timur): RM Djojohadikoesoemo–Galunggung–Sultan Agung–dst.
9. Dari Taman Suropati (Timur) ke Tanah Abang (Barat): Madiun–Sultan Agung–Galunggung–Karet Pasar Baru Timur III–Karet Pasar Baru Timur II–RM Margono Djojohadikoesoemo–dst.
10. Dari Tanah Abang (Barat) ke Kampung Melayu (Timur): Mas Mansyur–Dr. Satrio atau JLNT Satrio–Casablanca–KH Abdullah Syafei–dst.
11. Dari Kampung Melayu (Timur) ke Tanah Abang (Barat): KH Abdullah Syafei–Casablanca–JLNT Satrio atau Dr. Satrio–Mas Mansyur–dst.
12. Dari Kampung Melayu (Timur) ke Palmerah (Barat): KH Abdullah Syafei–Casablanca–JLNT Satrio atau Dr. Satrio–Mas Mansyur–Penjernihan–Pejompongan Raya–Palmerah Timur I–dst.
13. Dari Slipi (Barat) ke Pancoran (Timur): Pejompongan Raya–Penjernihan I–Mas Mansyur–Dr. Satrio–Casablanca–putar di bawah Flyover Tebet–Casablanca–Rasuna Said–Gatot Subroto–dst.
14. Dari Cawang (Timur) ke Slipi (Barat): Rasuna Said–Dr. Satrio–Mas Mansyur–Penjernihan I–Pejompongan Raya–Tentara Pelajar–putar di Kupingan Tentara Pelajar–Gatot Subroto–S. Parman–dst.
15. Dari Cawang (Timur) ke Blok M (Selatan): Terusan Rasuna Said–Kapten Tendean–Wolter Monginsidi–Trunojoyo–Panglima Polim–dst.
16. Dari Blok M (Selatan) ke Harmoni (Utara): Panglima Polim–Kyai Maja–Kebayoran Baru–Sultan Iskandar Muda–putar di atas underpass Gandaria City–Sultan Iskandar Muda–Teuku Nyak Arief–Lingkar Putri Hijau–Tentara Pelajar–S. Parman–Tomang Raya–Kyai Caringin–Balikpapan–Suryapranoto–dst.
17. Angkutan barang dari Cawang (Timur) ke Slipi (Barat) (MST ≤ 5.500 kg): DI Panjaitan–Basuki Rahmat–Flyover Kampung Melayu–KH Abdullah Syafei–Casablanca–JLNT Satrio–Penjernihan I–Pejompongan Raya–Tentara Pelajar–putar di Kupingan Tentara Pelajar–Gatot Subroto–dst.
Rangkuman AI sedang dibuat…