Air di Jakarta Utara dan Timur Keruh, PAM Jaya Imbau Warga Tak Panik



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya meminta warga di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur untuk tidak panik apabila menemukan kondisi air yang keruh.
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, menyebut kondisi ini terjadi akibat proses pengurasan sistem perpipaan yang tengah dilakukan.
“PAM Jaya berkomitmen untuk segera menstabilkan kualitas air seiring dengan penyesuaian operasional jaringan distribusi yang baru,” jelas Arief dalam keterangan tertulis, Kamis (19/12/2024).
Arief mengimbau pelanggan untuk membuka keran air beberapa saat hingga air kembali jernih dan siap digunakan.
Pengurasan ini dilakukan sebagai bagian dari tahap awal pengoperasian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jatiluhur Tahap I, sebuah langkah penting dalam meningkatkan infrastruktur air bersih di Jakarta.
“SPAM Jatiluhur Tahap I menjadi tonggak penting dalam menghadirkan air bersih yang terjangkau dan andal bagi warga Jakarta,” kata Arief.
Beroperasinya SPAM Jatiluhur Tahap I akan menyuplai 4.000 liter air per detik, mendukung hingga 300.000 sambungan rumah baru pada 2028.
Pada tahap awal, SPAM Jatiluhur akan menyalurkan 520 liter air per detik dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bekasi ke wilayah Jakarta.
Suplai ini akan melayani sekitar 27.000 sambungan rumah baru di Jakarta Utara dan Timur, memberikan akses air bersih yang sangat dibutuhkan.
PAM Jaya optimistis mampu mencapai cakupan layanan air bersih 100 persen di Jakarta pada 2030.
“Suplai tambahan ini tidak hanya meningkatkan kualitas layanan bagi pelanggan yang ada tetapi juga memperluas akses ke daerah yang kurang terlayani,” ujar Arief.
Langkah ini diharapkan memberikan dampak positif pada kesehatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan di Jakarta.
Rangkuman AI sedang dibuat…