Ajak Anak Bertemu Ibu Kandung, Sang Ayah Jadi Korban Pengeroyokan Oknum Brimob



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Seorang pegawai Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta, bernama Aldy Harri Perwira, menjadi korban dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum diduga anggota Korps Brimob.
Peristiwa terjadi di Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Sabtu, 14 Juni 2024, dan kini viral di media sosial.
Pelaku disebut-sebut merupakan anggota Resimen 4 Brimob, Bogor, Jawa Barat. Video yang beredar memperlihatkan korban mendapat pukulan bertubi-tubi dari sejumlah pria berbadan tegap, hingga terjatuh ke lantai.
Insiden bermula dari pertemuan antara Aldy Harri Perwira dan mantan istrinya, Lia Agesta, yang kini berstatus CPNS di Kementerian Hukum dan HAM, pada Direktorat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan. Pertemuan tersebut dilakukan atas permintaan Lia yang ingin menemui anak mereka, yang selama ini diasuh oleh Aldy.
Pertemuan yang berlangsung di pusat perbelanjaan itu semula berjalan normal. Aldy datang bersama anaknya dan sempat bercengkerama bersama Lia. Namun, suasana tiba-tiba memanas ketika keduanya terlibat adu mulut.
“Saya lihat awalnya hanya seperti pertengkaran biasa antara mantan suami-istri, ada anak kecil di antara mereka,” ujar salah satu saksi mata yang enggan disebutkan namanya kepada awak media.
Menurut saksi, keributan itu berubah menjadi kekerasan fisik saat beberapa pria yang diduga aparat turut serta melakukan pengeroyokan terhadap Aldy. “Korban sempat dipukul sampai jatuh dan terus dihajar saat sudah di lantai,” lanjutnya.
Akibat kejadian itu, Aldy mengalami luka-luka dan telah menjalani perawatan medis. Ia juga telah melakukan visum sebagai bagian dari upaya hukum. Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Jakarta Utara.
“Saya sudah buat laporan ke Polres. Identitas pelaku sudah dikantongi,” ujar Aldy.
Pihak berwenang hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Kasus ini tengah dalam proses penyelidikan.
Rangkuman AI sedang dibuat…