Apes! Perempuan ini Jadi Korban Lempar Tinja di Casablanca, Setiabudi



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Kejadian menyedihkan terjadi pada Anit (pengemudi mobil) yang menjadi korban lempar tinja di Casablanca saat ia melintas di Kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan (Jaksel).
Peristiwa ini terjadi pada Minggu (4/8/2024) sore, membuat ia amat kaget saat kejadian ini menimpa dirinya yang melajukan mobil di underpass Casablanca.
Anita menceritakan ciri-ciri pelempar kotoran tersebut.
“Dia ngumpet. Dari jongkok, berdiri terus ngumpet lagi. Say alihat cuma sekilas,” kata Anita saat dihubungi, Selasa (6/8/2024).
Anita sempat mencari pelempar kotoran tersebut namun pelaku telah pergi menghilang. Ia mengatakan bahwa pelemparan tersebut berlangsung cepat, dan seseorang muncul di antara pohon di pembatas jalan setelah dirinya melintasi terowongan Casablanca.
“Sempet putar balik cari orangnya tapi nggak ketemu,” ujar Anita.
Anita mengaku mendapatkan cerita serupa dari warganet lain setelah mengunggah video terkait aksi pelemparan kotoran tersebut di media sosial. Tindakan tersebut sangat membahayakan pengguna jalan, menimbulkan kepanikan, dan membuat anaknya sampai tidak nafsu makan karena jijik.
“Kalau lihat dari komentar pernah juga ada korban begini,” ucapnya.
Kapolsek Setiabudi Kompol Firman membenarkan terjadinya peristiwa tersebut.
Peristiwa terjadi pada Minggu (4/8), pukul 15.00 WIB di underpass Casablanca, Jaksel.
Firman mengatakan bahwa anggota kepolisian sudah membantu membersihkan kotoran tersebut dan melakukan pengecekan di lokasi kejadian.
“Kejadiannya di underpass Casablanca arah ke Kokas (Mal Kota Kasablanka) jam 3 sore,” kata Firman saat dihubungi, Selasa (6/8).
Firman menambahkan bahwa polisi telah mengecek lokasi kejadian untuk mencari sosok pelempar kotoran, namun tidak ditemukan orang di sana.
Ia juga ,emberitahukan ke Polsubsektor untuk dibantu 2 anggota Pospol membersihkan kotoran tersebut.
Saat itu juga dilakukan pengecekan ke lokasi, tidak ditemukan adanya orang di sekitar lokasi.
Rangkuman AI sedang dibuat…