Aplikasi Pengganti Google Dinilai Sebagai Ancaman Misinformasi dan Dampak Negatif



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Saat ini, banyak aplikasi pengganti Google bermunculan dengan kemampuan menyodorkan informasi secara lengkap, relevan, dan kontekstual berkat bantuan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Aplikasi-aplikasi ini berbentuk chatbot, mirip dengan ChatGPT buatan OpenAI.
Meskipun menawarkan kemudahan dalam pencarian informasi, aplikasi-aplikasi ini juga membawa risiko besar dalam bentuk penyebaran misinformasi.
Laporan terbaru dari NewsGuard mengungkapkan bahwa chatbot AI berkontribusi signifikan terhadap penyebaran misinformasi Rusia.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa chatbot sering mengarang cerita fiksi yang disajikan seolah-olah sebagai fakta.
Dalam studi ini, NewsGuard menggunakan prompt dengan narasi yang diketahui dibuat oleh John Mark Dougan, seorang pengungsi Amerika Serikat yang menurut The New York Times adalahpenyebar misinformasi dari Moskow.
Beberapa layanan chatbot yang diuji oleh NewsGuard termasuk ChatGPT-4, Grok, Inflection, Mistral, Copilot, Meta AI, Claude, Google Gemini, dan Perplexity.
Hasilnya menunjukkan bahwa konten yang dibuat oleh Dougan sering kali dilabeli sebagai sumber terpercaya.
Hal ini mengkhawatirkan karena hoaks dan penyebaran informasi yang diulang-ulang oleh chatbot hampir tidak dapat dikenali oleh pengguna, demikian diungkapkan oleh co-CEO NewsGuard, Steven Brill.
NewsGuard telah mengabarkan temuannya kepada OpenAI, You.com, Grok, Inflection, Mistral, Copilot, Meta, Claude, Gemini, dan Perplexity, namun belum menerima tanggapan.
Brill mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan chatbot untuk mencari informasi hingga layanan-layanan tersebut memperbaiki sistem mereka.
Masalah ini menyoroti tantangan besar dalam penggunaan teknologi AI untuk informasi.
Sementara AI memiliki potensi besar untuk memudahkan akses informasi, penting bagi pengembang untuk memastikan bahwa sistem mereka tidak menyebarkan misinformasi.
Pengguna juga perlu lebih kritis dan berhati-hati dalam mengonsumsi informasi dari chatbot AI.
Dengan perkembangan teknologi yang cepat, langkah-langkah pengamanan dan regulasi yang lebih ketat mungkin diperlukan untuk memastikan bahwa AI digunakan untuk kebaikan dan bukanuntuk merugikan masyarakat.
Rangkuman AI sedang dibuat…