Awas! Kendaraan Dinas Bakal Kena Tilang Saat Operasi Patuh Jaya 2025, Mulai 14-27 Juli



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menegaskan bahwa Operasi Patuh Jaya 2025 tidak hanya menyasar kendaraan pribadi, tapi juga kendaraan dinas, baik milik TNI, Polri, maupun instansi pemerintah lainnya.
Operasi Patuh Jaya 2025 resmi dimulai pada Senin (14/7/2025) dan akan berlangsung selama 14 hari ke depan.
“Kendaraan dinas sekarang juga terekam oleh sistem kamera ETLE. Jadi bukan hanya kendaraan milik warga, tapi kendaraan instansi pun tetap dipantau,” ujar Kombes Pol Komarudin saat memberikan keterangan di Mapolda Metro Jaya.
Komarudin menegaskan bahwa target operasi bukan hanya pada jenis kendaraan, melainkan lebih menyoroti perilaku pengemudi.
Pelanggar akan tetap ditindak, tak peduli apa jenis kendaraannya.
“Sasaran utama kami adalah perilaku pengendara. Jadi bukan lagi objek kendaraan, tapi siapa yang mengemudi dan bagaimana cara mereka berlalu lintas,” tegasnya.
Untuk memastikan penindakan terhadap kendaraan dinas berjalan maksimal, pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Polisi Militer TNI dan Propam Mabes Polri.
Dalam Operasi Patuh Jaya 2025, polisi menerapkan tiga pendekatan strategis, yaitu:
1. Preemtif, dengan memberikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat.
2. Preventif, melalui patroli serta pemantauan di lokasi rawan pelanggaran.
3. Penegakan hukum, dengan tilang manual maupun elektronik (ETLE dan ETLE Mobile).
“Kita juga akan memaksimalkan penggunaan ETLE Mobile untuk menjangkau lokasi-lokasi yang belum terpasang kamera tetap,” ungkap Komarudin.
Operasi Patuh Jaya 2025 diprioritaskan di wilayah-wilayah rawan pelanggaran lalu lintas dan yang belum dilengkapi kamera ETLE permanen.
Komarudin menekankan bahwa dengan penggunaan ETLE mobile, petugas dapat lebih efisien dalam menindak tanpa harus berinteraksi langsung dengan pelanggar.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto, menyampaikan bahwa sebanyak 2.938 personel gabungan dikerahkan dalam operasi ini. Petugas berasal dari berbagai unsur, yakni TNI, Polri, serta Pemprov DKI Jakarta.
“Dengan kekuatan personel sebanyak itu, kami berharap masyarakat lebih tertib dan sadar dalam berlalu lintas,” ucap Karyoto.
Ia juga mengingatkan bahwa ketaatan masyarakat merupakan kunci utama mengurangi kecelakaan serta meningkatkan kenyamanan lalu lintas di Jakarta.
Rangkuman AI sedang dibuat…