Demo BEM SI di Depan DPR RI Jakpus, Ulas 10 Tahun Kepemimpinan Jokowi



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Berbagai elemen masyarakat direncanakan menggelar aksi demo BEM SI di depan Gedung DPR RI dan Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, hari ini, Rabu (16/10/2024).
Sebanyak 631 personel gabungan dari TNI, Polri, dan pihak terkait telah dikerahkan untuk mengamankan jalannya demonstrasi.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, mengatakan bahwa personel tersebut akan disebar di beberapa titik aksi.
Selain kawasan DPR/MPR RI dan Patung Kuda, unjuk rasa juga diprediksi akan berlangsung di Bundaran HI dan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.
“Kami akan menyesuaikan rekayasa lalu lintas secara situasional tergantung kondisi di lapangan. Jika eskalasi meningkat, arus lalu lintas akan dialihkan sesuai kebutuhan,” ujar Susatyo kepada wartawan.
Susatyo juga mengingatkan personel keamanan untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan pelayanan humanis selama aksi berlangsung.
Ia mengimbau massa unjuk rasa agar tetap mematuhi aturan dan menyampaikan aspirasinya dengan damai.
Salah satu kelompok yang dijadwalkan menggelar aksi adalah BEM SI Kerakyatan di depan gedung DPR/MPR RI.
Koordinator pusat BEM SI Kerakyatan, Satria Naufal, menjelaskan bahwa aksi mereka bertajuk “Menghitung Hari Menuju Pengadilan Jokowi”, yang akan diadakan siang ini.
“Aksi sore nanti akan simbolis, namun penuh makna dalam mengulas 10 tahun kepemimpinan Joko Widodo. Kami akan menyampaikan beragam simbol dan narasi tentang kesengsaraan, ketakutan, dan kepalsuan yang dirasakan rakyat selama ini,” kata Naufal.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa aksi ini merupakan sinyal untuk memicu gerakan serupa di berbagai daerah di Indonesia.
“Ini adalah awal dari rangkaian aksi besar yang akan berlangsung hingga tanggal 20 Oktober,” tambahnya.
Rangkuman AI sedang dibuat…