Detik-detik Kemunculan Ular Sanca Dewasa di Bekasi, Warga Heboh



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Warga dibuat heboh lantaran kemunculan ular Sanca dewasa di Bekasi tepatnya di Aren Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Warga di lokasi tersebut terkejut, karena beberapa hari sebelumnya ular sanca juga terlihat di area yang sama.
Ular tersebut akhirnya berhasil dievakuasi oleh warga pada Rabu (25/9/2024), sekitar pukul 22.00 WIB.
Salah satu warga yang terjun langsung menangani ular itu adalah Eko Uban, anggota organisasi penyelamatan Panakawan Rescue.
Eko menjelaskan bahwa dirinya segera datang ke lokasi setelah menerima panggilan dari warga.
“Ada laporan dari warga kalau ada ular. Saya kemudian bergegas ke TKP sebab jaraknya tidak jauh dari rumah saya,” ujar Eko pada Kamis (26/9/2024).
Warga awalnya mencoba menangkap ular sanca yang memiliki panjang sekitar 4 meter.
Namun, seorang warga sempat dililit oleh ular tersebut ketika mencoba menangkapnya di bawah kolong jembatan.
“Dikarenakan Sanca kekuatannya besar, jadi ada dua orang yang bantu nangkep di bawah. Sendiri bahaya, bisa dililit,” kata Eko.
Dalam proses evakuasi yang berlangsung selama 15 menit, warga yang sempat terlilit berhasil dibebaskan, dan ular sanca tersebut kemudian dimasukkan ke dalam karung goni untuk diamankan.
Eko juga menjelaskan beberapa alasan mengapa ular sanca muncul di lokasi tersebut dalam waktu yang berdekatan.
Menurutnya, salah satu penyebab utama adalah gangguan pada habitat alami ular tersebut.
“Fenomena ini akan ada setiap tahun. Sebab juli dan agustus mereka musim kawin. Biasanya karena hujan ya perkiraan habitat mereka terganggu. Maka dari itu mereka keluar dari sarang,” jelas Eko.
Penanganan ular, terutama ular berbadan besar seperti sanca, memerlukan kehati-hatian dan tenaga yang cukup. Berikut adalah beberapa kesalahan umum yang sering terjadi dalam menangani ular sanca dan cara menghindarinya:
Ini berbahaya karena ular besar bisa melilit dan membuat orang kewalahan. Pastikan ada minimal dua orang yang menangani.
Sebaiknya gunakan alat bantu seperti tongkat penangkap ular atau sarung tangan pelindung untuk menghindari bahaya gigitan atau lilitan.
Amati gerak-gerik ular dari jarak aman sebelum mencoba menangkapnya, agar mengetahui area mana yang lebih aman untuk diakses.
Dengan langkah-langkah yang benar, evakuasi ular bisa dilakukan dengan lebih aman, menghindari risiko bagi warga maupun petugas yang menangani.
Rangkuman AI sedang dibuat…