Diduga Korsleting Listrik, Tiga Rumah Terbakar di Perumahan Kresek Indah Duri Kosambi, Jakarta Barat



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Tiga rumah terbakar di Perumahan Kresek Indah, Jalan Crisant II B Nomor 38, 39, dan 40, RT 3/RW 12, Duri Kosambi, Cengkareng, pada Minggu sekitar pukul 14.07 WIB.
Diduga, kebakaran ini disebabkan oleh korsleting listrik dari salah satu rumah.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syarifudin, menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian tersebut.
“Untungnya tidak ada yang luka, penghuni semua selamat. Kebakaran ini diduga konsleting listrik,” kata Syarif saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (28/7/2024).
Tiga keluarga dengan total 13 jiwa kehilangan rumah akibat kebakaran ini.
Informasi mengenai kebakaran pertama kali diterima dari penghuni rumah yang berdekatan dengan tempat kejadian perkara (TKP).
“Yang melapor kebetulan rumahnya berdekatan, jadi lapor ke tim pemadam kebakaran. Awalnya dengar penghuni rumha yang teriak-teriak karena kuwalahan tangani api,” kata Syarif.
Pemadaman yang dimulai pukul 14.16 WIB dan selesai pukul 16.27 WIB tersebut melibatkan 85 personel dan 17 kendaraan pemadam kebakaran.
“Kerugian ini ditaksir sekitar Rp864 juta,” ucap Syarif.
Kebakaran ini mengakibatkan tiga keluarga kehilangan tempat tinggal mereka.
Pihak Gulkarmat Jakarta Barat terus mengingatkan warga untuk lebih berhati-hati terhadap potensi bahaya korsleting listrik yang dapat menyebabkan kebakaran.
Langkah cepat dari tim pemadam kebakaran berhasil mencegah kebakaran meluas ke rumah-rumah lainnya.
Namun, kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan rutin instalasi listrik dan penggunaan alat-alat listrik dengan bijak.
Rangkuman AI sedang dibuat…