FPI Resmi Gelar Aksi Reuni 411 di depan Istana Negara Jakarta Pusat, Begini 2 Tuntutannya!



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Front Persaudaraan Islam (FPI) menggelar aksi reuni 411 di depan Istana Negara, hari ini, Senin, 4 November 2024.
Aksi tersebut membawa dua tuntutan utama, yakni mendesak Presiden RI ketujuh, Joko Widodo, untuk diadili serta meminta penangkapan pemilik akun Kaskus bernama Fufufafa yang viral karena tulisan bernada ujaran kebencian.
Buya Husein, koordinator aksi, menyatakan bahwa aksi ini bertujuan untuk menuntut keadilan atas pernyataan-pernyataan yang dinilai meresahkan dan memecah belah.
“Kami meminta agar Jokowi segera diadili serta menangkap pemilik akun Kaskus Fufufafa karena telah menyebarkan ujaran kebencian yang berpotensi merusak persatuan bangsa,” ujar Husein.
Selain FPI, aksi reuni ini juga dihadiri oleh berbagai organisasi masyarakat (ormas) lainnya, termasuk PERSADA 212, GNPF Ulama, dan kelompok jawara dari wilayah Jabodetabek.
Selain itu, hadir pula aktivis dari kalangan emak-emak, pemuda, dan mahasiswa yang mendukung tuntutan ini.
“Banyak ormas yang terlibat, dan komunitas lainnya juga bergabung, termasuk emak-emak, pemuda, dan mahasiswa,” tambah Husein.
Aksi reuni 411 ini dijadwalkan mulai pukul 13.00 WIB.
Kegiatan serupa pertama kali diselenggarakan pada 2016, ketika massa melakukan aksi protes terhadap Basuki Tjahaja Purnama yang saat itu diduga melakukan penistaan agama.
Reuni aksi ini mengingatkan kembali pada momen tersebut, namun dengan fokus tuntutan yang berbeda, yaitu meminta pertanggungjawaban terhadap Presiden Jokowi dan tindakan atas penyebaran ujaran kebencian di media sosial.
Aparat kepolisian telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan di sekitar area Istana Negara untuk menjaga ketertiban jalannya aksi, sambil menghimbau massa agar tetap menjaga situasi kondusif di lapangan.
Rangkuman AI sedang dibuat…