Gasak 30 Unit Ponsel Milik Peserta Abang None Jakarta Pusat, Polisi Bekuk Pelaku



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Polda Metro Jaya berhasil menangkap seorang pria yang diduga kuat terlibat dalam aksi pencurian puluhan unit ponsel milik peserta Abang None Jakarta Pusat.
Kejadian tersebut terjadi di sebuah mal di kawasan Senayan pada 5 Juli lalu yang dilakukan oleh pelaku yang berinisial S.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu menjelaskan bahwa para peserta kontes Abang None DKI diminta mengumpulkan ponsel mereka ke dalam sebuah totebag yang kemudian diletakkan di dalam sebuah ruangan selama acara berlangsung.
Namun, setelah acara selesai, para korban mendapati bahwa ponsel mereka telah hilang.
“Total 30 unit handphone dimasukkan ke dalam sebuah totebag dan diletakkan di dalam sebuah ruangan. Namun, saat acara selesai, korban ingin mengambil kembali handphone miliknya, tetapi ternyata sudah tidak ada,” ungkap Rovan, Selasa (27/8).
Setelah kejadian itu, para korban segera melaporkan kehilangan mereka kepada pihak berwajib.
Saat proses penyelidikan berlangsung, pelaku ternyata kembali melancarkan aksi serupa, kali ini menyasar sebuah SMA di Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
Pada 15 Agustus, saat sekolah tersebut menggelar gladi bersih pelantikan OSIS, pelaku mencuri ponsel yang diletakkan oleh siswa-siswi di meja piket guru.
Aksi ini mengakibatkan kerugian hingga Rp120 juta.
Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, polisi berhasil menangkap pelaku yang diketahui bernama Suhendra.
Pelaku langsung dibawa ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa secara intensif.
“Pelaku mengakui perbuatannya, dan saat ini pelaku serta barang bukti sudah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk penyidikan lebih lanjut,” tutup Rovan.
Polisi terus mendalami kasus ini untuk memastikan apakah ada keterlibatan pihak lain atau kemungkinan adanya aksi serupa di tempat lain.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menjaga barang berharga mereka, terutama saat berada di tempat umum.
Rangkuman AI sedang dibuat…