Hari Terakhir Heru Budi Hartono Menjabat Jadi Pj Gubernur DKI Jakarta, Ini Alasannya!



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Hari ini, Rabu (16/10/2024) menjadi hari terakhir bagi Heru Budi Hartono menjalankan tugasnya sebagai Penjabat atau Pj Gubernur DKI Jakarta.
Esok hari, Kamis (17/10/2024) jabatannya sebagai Penjabat Gubernur DKI Jakarta. Dirinya nanti akan kembali fokus bekerja sebagai Kepala Sekretariat Presiden atau Kasetpres.
”Ya, Rabu hari terakhir saya sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta. Jabatan saya berakhir Kamis,” ujar Heru saat dikonfirmasi Kompas, Selasa (15/10/2024) malam, dilansir pada Rabu (16/10/2024).
Permohonan Heru mengenai melepas jabatan sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta telah disetujui oleh DPRD Jakarta.
Adapun untuk nama yang diusulkan untuk mengisi posisi Penjabat Gubernur Jakarta, Heru mengaku adalah Direktur Jenderal Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Teguh Setyabudi.
”Betul, beliau yang akan menggantikan sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta,” jelasnya.
Heru telah menjadi Penjabat Gubernur DKI Jakarta tepat selama dua tahun, yaitu pada 17 Oktober 2022.
Alasan Heru mengundurkan diri dari Penjabat Gubernur DKI karena ingin kembali fokus bertugas sebagai Kasetpres, jabatan yang selama ini ia emban.
Keputusan pengunduran diri tersebut, karena Heru ingin fokus sebagai Kepala Sekretariat Presiden. Terutama menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2024.
Untuk itu, di akhir jabatannya, Heru mengucapkan terima kasih kepada DPRD Jakarta untuk kerjasamanya selama ini.
Namun saat ini Heru meminta untuk menunggu keputusan Presiden terkait kembali ke tugas utamanya sebagai Kasetpres.
Selama menjabat sebagai Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta, Heru telah meraih ratusan penghargaan nasional maupun internasional.
Selama 2022-2024 hingga 1 Oktober 2024, Pemprov DKI Jakarta meraih total 269 penghargaan. Dengan sejumlah penghargaan pun telah diraih Heru dengan berbagai penghargaan yang terbilang prestisius.
Di bidang Pemerintahan, DKI Jakarta meraih 63 penghargaan. Di antaranya sebagai berikut:
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko, menyatakan. Penghargaan tersebut sebagai bukti keseriusan pihak eksekutif Jakarta untuk mengelola data statistik.
Di bidang Perekonomian dan Keuangan, Pemprov DKI Jakarta meraih total 83 penghargaan antara lain, sebagai berikut:
Di bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup, Pemprov DKI Jakarta meraih total 18 penghargaan dari kementerian/lembaga maupun swasta.
Bidang Kesejahteraan Rakyat, Pemprov DKI Jakarta total meraih 45 penghargaan, diantaranya sebagai berikut:
Terkait UHC, cakupan Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Jakarta mencapai 98,68 persen. Mencerminkan keberhasilan program JKN dalam menjangkau masyarakat luas di Jakarta.
Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar menyatakan, penghargaan UHC diberikan karena Kota Madya Jakarta Timur telah mencapai target 98,78 persen kepesertaan BPJS Kesehatan.
Pemerintahan DKI Jakarta selama dua tahun kepemimpinan Pj. Gubernur Heru patut diapresiasi.
Rangkuman AI sedang dibuat…