Heboh! Warga Ramai Laporkan Bupati Buton Hilang, Ternyata Dinas ke Jakarta 20 Hari



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Publik Buton digegerkan dengan laporan kehilangan terhadap Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra.
Ia dilaporkan ke polisi oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang menamakan diri sebagai Rakyat Buton.
Surat tanda bukti laporan itu terbit pada Kamis (18/9/2025).
Menurut pelapor, keberadaan Alvin dinilai tidak jelas
“Karena kami tidak tahu keberadaannya, maka kami melaporkan Bupati Buton sebagai orang hilang,” ujar Ketua Komisariat HMI Buton, Yusmiati, Minggu (21/9).
Menanggapi hal tersebut, Bupati Buton Alvin Akawijaya akhirnya buka suara. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak berada di Buton selama 20 hari lantaran perjalanan dinas ke Jakarta.
“Saya ada dua minggu kerja di Jakarta, totalnya memang sekitar 20 hari. Kalau ditambah akhir pekan, bisa lebih lama,” jelas Alvin, Minggu (21/9).
Ia menyebut baru kembali ke Buton pada Sabtu (20/9) malam. Selama berada di Jakarta, Alvin melakukan koordinasi dengan sejumlah kementerian.
Alvin menuturkan bahwa perjalanan dinasnya bertujuan memperjuangkan program pembangunan di Buton.
“Alhamdulillah saya sudah menemui Dirjen Bina Marga. Dari pertemuan itu, Buton mendapatkan bantuan peningkatan jalan di Stadion 2,” ungkapnya.
Menurutnya, kunjungan kerja ke Kementerian Pekerjaan Umum (Kemenpu) serta kementerian lain penting untuk mengawal program pembangunan di daerah.
Kasus laporan kehilangan Bupati Buton ini sontak menjadi perbincangan hangat.
Sebagian masyarakat menganggap laporan tersebut berlebihan, namun ada pula yang menilai komunikasi dari pihak pemerintah daerah kurang jelas.
Meski demikian, klarifikasi Alvin diharapkan bisa meredakan polemik yang sempat menimbulkan kehebohan.
Rangkuman AI sedang dibuat…