Jadwal Hujan Meteor Orionid 22 Oktober 2025, Ini Cara Melihatnya



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Fenomena langit hujan meteor Orionid akan terjadi pada pekan depan.
Hujan meteor Orionid berlangsung pada Oktober hingga 7 November 2025.
Namun, puncak hujan meteor Orionid terjadi pada 22 Oktober 2025.
Hujan meteor Orionid dikenal karena cahaya yang terang dan memiliki kecepatan tinggi.
Maka dari itu, fenomena ini disebut peristiwa paling mengesankan dalam kalender astronomi.
Dikutip dari laman NASA, hujan meteor Orionid dikenal memiliki kecepatan tinggi.
Meteor ini melaju sekitar 66 kilometer per detik saat memasuki atmosfer Bumi.
Terkadang, meteor Orionid bisa berubah menjadi bola api yang menimbulkan kilatan cahaya besar yang memukau di langit malam.
BBC Sicence Focus menjelaskan hujan meteor Orionid berasal dari sisa debu Komet Halley yang melintasi orbit Bumi setiap 75 tahun sekali.
Ketika partikel halus komet terbakar di atmosfer, muncullah jejak cahaya terang yang melesat cepat.
Penampakannya akan tampak indah apabila dikelilingi oleh beberapa bintang paling terang di langit malam.
Hujan meteor Orionid bisa disaksikan di seluruh penjuru langit.
Lokasi terbaik untuk melihat meteor ini di tempat yang aman dan jauh dari lampu.
Masyarakat bisa menikmati kilauan hujan meteor Orionid dengan mata telanjang tanpa harus menggunakan teropong atau teleskop.
Puncak hujan meteor Orionid terjadi pada 22 Oktober 2025.
Waktu terbaik untuk melihatnya antara tengah malam hingga menjelang fajar, saat langit cukup gelap.
Dalam kondisi ideal, pengamat bisa melihat sekitar 15 meteor per jam dengan kecepatan mencapai 238.000 km/jam.
Namun, untuk menyaksikan keindahannya dianjurkan untuk bersabar.
Sebab, awan rendah, kabut, hingga badai petir berpotensi mengganggu pandangan di beberapa wilayah.
Rangkuman AI sedang dibuat…