Viral! Jalan di Batang Ditutup Seminggu Demi Hajatan Pernikahan, Netizen: Cinta Berdua Repot Sekampung!



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA. ID – Sebuah surat edaran yang tersebar di grup warga Batang menghebohkan publik.
Hal ini lantaran adanya ruas jalan di Batang ditutup seminggu demi hajatan pernikahan hal ini dinilai mengganggu warga sekitar.
Dalam permberitahuan surat edaran tersebut menjelaskan acara pernikahan akan digelar pada 24 Februari 2025.
Penutupan dijadwalkan berlangsung dari Rabu, 19 Februari 2025 hingga 25 Februari 2025.
Namun pernikahan berlangsung sehari saja di tanggal 24 Februari 2025.
“Sehubungan dengan akan diselenggarakannya acara pernikahan pada 24 Februari 2025, jalan ini akan ditutup sementara mulai 19 hingga 25 Februari 2025,” demikian isi selebaran yang ramai diperbincangkan warga.
Unggahan terkait penutupan jalan ini memicu berbagai reaksi di media sosial.
Banyak netizen merasa kebijakan itu tidak masuk akal, mengingat jalan yang ditutup adalah akses umum.
“Cinta berdua, repot sekampung. Mau lewat saja bingung harus ke mana,” komentar salah satu netizen yang menunjukkan kekecewaannya.
Ada pula yang berspekulasi terkait pihak penyelenggara acara. “Kalau bukan anak pejabat, pasti orang dalamnya kuat. Mungkin juga ada yang disogok,” ujar netizen lain.
Tak sedikit yang mempertanyakan keputusan pemerintah daerah setempat. “Bagaimana bisa izin penutupan jalan diberikan untuk acara pribadi?” tanya seorang pengguna media sosial.
Di tengah berbagai keluhan, beberapa netizen memberikan saran konstruktif. Salah satunya menyarankan agar panitia hajatan tidak menutup jalan sepenuhnya.
“Penutupan total seharusnya dihindari. Itu jalan utama, sangat mengganggu aktivitas masyarakat,” tulis akun @febnamita.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah daerah Batang belum memberikan keterangan resmi terkait izin penutupan jalan tersebut.
Masyarakat pun berharap ada solusi agar akses jalan tetap bisa digunakan tanpa mengganggu jalannya acara pernikahan.
Rangkuman AI sedang dibuat…