Janji RTM Usai Insiden MC Salah Sebut Nama Prabowo di KTT ASEAN, Ini Katanya!



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Insiden MC salah sebut nama Prabowo dalam siaran langsung KTT Ke-47 ASEAN berujung permintaan maaf resmi dari pihak Malaysia.
Radio Televisyen Malaysia (RTM), lembaga penyiaran publik milik pemerintah Malaysia, mengakui adanya kekeliruan fatal tersebut.
Peristiwa itu terjadi saat sesi penyambutan para pemimpin dunia di Kuala Lumpur, Minggu (26/10/2025).
Dalam siaran langsung RTM, komentator sempat menyebut nama Presiden Prabowo Subianto sebagai Presiden Joko Widodo.
Kesalahan itu sontak terdengar jelas oleh jurnalis internasional di media center KTT ASEAN.
Melalui pernyataan tertulis, RTM menyampaikan penyesalan mendalam atas kekeliruan penyebutan tersebut.
“Departemen Penyiaran Malaysia mengungkapkan permintaan maaf yang tulus atas kesalahan yang terjadi selama siaran langsung RTM di KTT Ke-47 ASEAN,” bunyi keterangan yang diterima di Kuala Lumpur.
Setelah melakukan penyelidikan internal, RTM menemukan bahwa komentator memang keliru menyebut Presiden Republik Indonesia.
“RTM menanggapi hal ini dengan serius dan telah mengambil tindakan disiplin yang sesuai. Kami meminta maaf kepada Presiden Prabowo, Pemerintah Republik Indonesia, serta pihak-pihak yang terdampak,” tulis pihak RTM.
Pihak RTM juga berjanji memperketat proses pengawasan editorial dan verifikasi fakta agar kesalahan serupa tidak terulang.
“Kami akan memperkuat sistem peninjauan siaran untuk menjamin akurasi dan integritas dalam setiap penyiaran,” lanjut pernyataan tersebut.
Presiden Prabowo Subianto hadir dalam pembukaan KTT ASEAN di Pusat Konvensi Kuala Lumpur (KLCC). Ia disambut hangat oleh Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim.
Dalam momen tersebut, keduanya tampak akrab, saling berpelukan, berjabat tangan, dan tertawa ringan sebelum memasuki ruangan acara utama.
KTT ASEAN kali ini dihadiri oleh sejumlah pemimpin dunia seperti Sekjen PBB Antonio Guterres, Presiden European Council António Costa, Presiden Brazil Luiz Inácio Lula da Silva, hingga Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa.
Pertemuan ini membahas berbagai isu penting, mulai dari kerja sama ekonomi regional, transisi energi bersih, hingga integrasi jaringan listrik ASEAN. Salah satu momen bersejarah yang akan dicatat adalah pengukuhan Timor Leste sebagai anggota penuh ASEAN.
Selain itu, KTT juga menyoroti situasi global seperti konflik di Jalur Gaza dan langkah kolektif ASEAN untuk memperkuat peran diplomatik kawasan dalam mendorong perdamaian dunia.
Rangkuman AI sedang dibuat…