Kebakaran di Permukiman Padat Jembatan Besi Jakbar, 110 Personel Damkar Dikerahkan



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Terjadi kebakaran di permukiman padat Jembatan Besi, Jakarta Barat, Jumat (11/10/2024).
Insiden ini terjadi di Jalan Jembatan Besi 11 RW 04, dan dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran (damkar) pada pukul 10.41 WIB.
Menurut Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakbar, Syarifudin, operasi pemadaman dimulai pukul 10.47 WIB, hanya enam menit setelah laporan diterima.
Saat ini, 22 mobil pompa air dan 110 personel damkar telah dikerahkan untuk mengendalikan api yang melahap permukiman padat penduduk tersebut.
“Kebakaran ini masih dalam status kuning, petugas sedang berupaya melakukan pendinginan untuk mencegah penyalaan kembali,” kata Syarifudin.
Meski api sudah mulai terkendali, petugas masih menyisir lokasi untuk memastikan seluruh titik api padam dan mendata warga terdampak.
Video kebakaran yang memperlihatkan asap hitam tebal membubung dari lokasi telah beredar di media sosial, mengundang perhatian publik.
Dilansir dari akun Instagram @warga,jakbar, tertulis bahwa titik lokasinya berada di belakang Puskesmas Jembatan Besi.
Hal ini memancing banyak komentar netizen.
“Dari keributan rumah tangga berujung kebakaran besar, rugi besar itu yang punya kontrakan, mana kabur lagi orang nya,” tulis nay.la_0_***
“Rawan banget jembes 1 rumah kebakaran bisa sederet yg kena,” ucap @yourboy****
“Tambora udah sering begini. Bukan hal baru” cuit @syahril*****
Rangkuman AI sedang dibuat…