Kebakaran di Tambora Bikin Panik Warga Jakbar, 5 Orang Tewas Puluhan Rumah Hangus Terbakar



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Kebakaran di Tambora membuat warhga panik lantaran melanda permukiman padat penduduk di Jalan Kali Anyar IV, Kali Anyar, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (15/10/2024) dini hari.
Insiden ini menewaskan lima orang dan menyebabkan dua lainnya luka-luka.
Kepala Pelaksana BPBD Jakarta, Isnawa Adji, mengungkapkan bahwa korban jiwa dalam kebakaran tersebut adalah Rayhan (7), Sriyani (66), Ariyanti (39), Asgar (13), dan Yoka (12).
Selain itu, dua orang mengalami luka-luka, yakni Femas (17) yang mengalami luka robek di tangan dan kaki, serta Suprawidi (42), seorang petugas pemadam kebakaran, yang mengalami sesak napas.
Kebakaran ini menghanguskan sekitar 30 rumah, dengan jumlah warga terdampak sebanyak 75 kepala keluarga atau 300 jiwa.
Mereka saat ini telah diungsikan ke posko darurat di kantor kelurahan setempat.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 01.22 WIB dan api baru berhasil dipadamkan pada pukul 07.20 WIB setelah 22 unit mobil pemadam kebakaran dengan 110 personel dikerahkan ke lokasi.
Dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh kebocoran gas elpiji.
Jenazah para korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, tim forensik bersama pihak terkait masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran.
Kebakaran di kawasan padat penduduk seperti di Tambora ini bukan pertama kali terjadi.
Kepadatan permukiman dan struktur bangunan yang berdekatan sering kali memicu kebakaran dengan cepat, sehingga menimbulkan korban jiwa dan kerugian materi yang signifikan.
Pemerintah setempat kembali mengimbau warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh masalah kelistrikan dan kebocoran gas.
Pemerintah Kota Jakarta Barat juga telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memberikan bantuan logistik dan psikososial bagi warga yang terdampak.
Rangkuman AI sedang dibuat…