Kebakaran di Tambora Hanguskan 30 Rumah Tinggal, Nilai Kerugian Ditaksir Capai Rp10, 5 Miliar!



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Kebakaran di Tambora hanguskan 30 rumah tinggal warga dengan total kerugian yang ditaksir mencapai angka yang fantastis.
Sebanyak 30 bangunan rumah tinggal hangus terbakar, menewaskan lima orang dan menyebabkan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp 10,5 miliar.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengonfirmasi jumlah korban jiwa akibat kebakaran ini.
“Ada 5 orang yang ikut tewas dalam tragedi ini yakni Raihan (7), Sriyani (66), Aryanti (40), Asgar (13), dan Yoka (12),” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Beruntung, tidak ada korban luka-luka lainnya selain lima korban tewas tersebut.
Selain menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini juga berdampak pada 40 keluarga yang terpaksa kehilangan tempat tinggal.
“Sebanyak 40 keluarga terdampak akibat kebakaran ini,” jelas Satriadi.
Area kebakaran diperkirakan mencapai luas 2.000 meter persegi. Tim pemadam kebakaran memperkirakan kerugian material mencapai Rp 10,5 miliar.
Kebakaran ini diduga kuat disebabkan oleh kebocoran gas elpiji. Satriadi menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi pada pukul 01.22 WIB.
“Api dapat dilokalisasi sekitar pukul 02.22 WIB dan proses pendinginan selesai pada pukul 02.35 WIB,” tambahnya.
Operasi pemadaman melibatkan 22 unit mobil pemadam dan 110 personel dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta.
Api baru berhasil sepenuhnya dipadamkan pada pukul 07.20 WIB.
Saat ini, investigasi lebih lanjut masih dilakukan guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Pemerintah DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh masalah kelistrikan dan kebocoran gas di permukiman padat penduduk.
Rangkuman AI sedang dibuat…