Kemenkes Batasi Program Cek Kesehatan Gratis Hanya 30 Orang Perhari, Begini Alasanya!



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) resmi meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dimulai serentak di seluruh puskesmas di Indonesia hari ini.
Program ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memeriksakan kesehatannya secara gratis di puskesmas terdekat, namun dengan kuota terbatas sebanyak 30 orang per hari guna menghindari antrean panjang.
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes, Azhar Jaya, mengungkapkan bahwa pembatasan ini dilakukan agar masyarakat dan tenaga medis tidak merasa lelah dengan antrean yang terlalu panjang.
“Sehari 30 orang, kalau kuotanya penuh, bisa dilakukan di hari berikutnya. Bagi yang berulang tahun di bulan tertentu, seperti Maret, mereka memiliki waktu satu bulan untuk melakukan pemeriksaan di puskesmas yang menjadi rujukan,” ujar Azhar dalam konferensi pers di Puskesmas Beji, Depok, Senin (10/2).
Lebih lanjut, Azhar menjelaskan bahwa setiap puskesmas yang melayani program CKG akan dibatasi hanya 30 pasien per hari. “Kita batasi dulu 30 orang per puskesmas agar dokter tidak kelelahan dan masyarakat juga tidak terlalu lama menunggu antrean,” tambahnya.
Program ini memberikan masa berlaku selama satu bulan bagi warga yang berulang tahun di bulan-bulan tertentu untuk memanfaatkan cek kesehatan gratis.
“Bagi yang berulang tahun di bulan Januari, Februari, dan Maret, vouchernya berlaku sampai April. Jadi, bagi yang ulang tahun di Januari jangan khawatir,” jelasnya.
Untuk memanfaatkan layanan ini, masyarakat hanya perlu membawa KTP sebagai syarat pendaftaran. “Cukup bawa KTP saja, tidak perlu BPJS. Ini merupakan kewajiban negara di luar program BPJS, walaupun nanti tindak lanjutnya akan menggunakan BPJS,” ungkap Azhar.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan dan mencegah penyakit sejak dini.
Rangkuman AI sedang dibuat…