Libur Imlek, Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan 16-17 Februari 2026, Akses Ke Pusat Perayaan Lebih Bebas!


HAIJAKARTA.ID- Kebijakan Ganjil genap Jakarta ditiadakan 16-17 Februari 2026 jelang libur Imlek !1
Pemerintah Provinsi melalui Dinas Perhubungan DKI Jakarta secara resmi mengumumkan bahwa sistem pembatasan kendaraan bermotor ganjil genap ditiadakan pada 16–17 Februari 2026.
Keputusan ini langsung menarik perhatian warga karena bertepatan dengan puncak rangkaian perayaan Imlek di berbagai titik strategis Jakarta.
Langkah tersebut disampaikan Dishub DKI Jakarta melalui kanal media sosial resminya dan diperkuat oleh regulasi nasional mengenai hari libur nasional serta cuti bersama.
Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada pertengahan Februari 2026 memang telah ditetapkan sebagai hari libur nasional, sehingga aturan ganjil genap otomatis tidak diberlakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Peniadaan ganjil genap ini bukan tanpa dasar hukum. Pemerintah mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, serta Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019 yang menegaskan bahwa kebijakan ganjil genap tidak berlaku pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.
Artinya, selama Senin dan Selasa, 16–17 Februari 2026, seluruh kendaraan baik bernomor pelat ganjil maupun genap bebas melintas di ruas jalan yang biasanya terkena pembatasan.
Dishub DKI tetap mengingatkan masyarakat agar:
Terutama karena sejumlah kawasan wisata dan pusat perayaan Imlek diprediksi akan dipadati pengunjung dari dalam maupun luar Jakarta.
Sebagai bagian dari perayaan besar, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar program bertajuk Imlek Jakarta 2026 yang berlangsung sejak 12 Februari hingga 3 Maret 2026.
Berbagai lokasi ikonik disulap menjadi pusat hiburan, pertunjukan seni, hingga kuliner khas Tionghoa yang terbuka untuk seluruh masyarakat.
Kawasan Bundaran HI menjadi salah satu titik utama perayaan. Ribuan lampion merah menghiasi sepanjang koridor Sudirman–Thamrin, menciptakan panorama malam yang memikat dan ramai dikunjungi warga.
Di lokasi ini digelar Festival Imlek Jakarta yang menghadirkan:
Tak heran, Bundaran HI diprediksi menjadi titik paling padat selama libur Imlek.
Kemeriahan juga terasa di kawasan bersejarah Kota Tua Jakarta. Pemerintah menghadirkan Jakarta Light Festival edisi Chinese New Year yang menyulap bangunan kolonial menjadi latar cahaya warna-warni bernuansa oriental.
Sementara itu, kawasan Monumen Nasional tak kalah semarak dengan event Semarak Imlek Jakarta yang menampilkan pertunjukan seni malam hari, instalasi cahaya tematik, serta panggung hiburan keluarga.
Berikut agenda utama perayaan yang tersebar di berbagai wilayah ibu kota:
Rangkaian panjang ini dirancang untuk mendorong pariwisata sekaligus memperkuat harmoni budaya di tengah masyarakat Jakarta yang multietnis.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Andhika Permata, menyampaikan bahwa Imlek Jakarta 2026 dirancang sebagai ruang kolaborasi budaya.
Menurutnya, perayaan ini bukan hanya pesta tahunan, tetapi momentum mempertemukan tradisi, kreativitas, dan modernitas Jakarta sebagai kota global.
Senada dengan itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyebut periode 13–17 Februari sebagai puncak kemeriahan sebelum masyarakat memasuki bulan Ramadhan.
Dengan dihapuskannya ganjil genap pada 16–17 Februari, akses warga menuju lokasi acara dipastikan lebih mudah dan fleksibel.
Peniadaan ganjil genap ini diprediksi memberikan efek domino positif:
Meski demikian, Dishub mengingatkan potensi kemacetan tetap tinggi, khususnya di kawasan pusat acara.
Warga dianjurkan memanfaatkan transportasi umum bila memungkinkan dan merencanakan perjalanan lebih awal.
Rangkuman AI sedang dibuat…