Macet! Sudin Perhubungan Jakut Inisiatif Adakan Rekayasa Lalin di Jalan Yos Sudarso



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara telah menerapkan rekayasa lalin di Jalan Yos Sudarso, khususnya pada segmen putaran Plumpang.
Upaya ini dilakukan untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi pada jam sibuk di pagi dan sore hari.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, Hendrico Tampubolon, menjelaskan bahwa rekayasa ini bertujuan untuk memisahkan pergerakan kendaraan dari arah Sunter dan dari arah exit Tol Plumpang yang akan berputar balik ke arah Selatan.
Dalam pelaksanaan rekayasa lalu lintas ini, ada dua segmen yang menjadi fokus perhatian. Pertama, rekayasa telah diberlakukan di putaran Mall Artha Gading.
Saat ini, rekayasa juga diterapkan pada segmen putaran Plumpang.
Hendrico menjelaskan, “Kendaraan dari exit Tol Plumpang yang akan berputar balik ke arah selatan tidak dapat berputar di putaran Plumpang.”
Mereka diarahkan ke putaran Polres Metro Jakarta Utara.
Sementara itu, kendaraan dari arah Sunter yang akan berputar balik ke arah selatan bisa berputar dari putaran Plumpang.
Untuk mendukung rekayasa lalu lintas ini, telah dilakukan pemasangan movable concrete barrier (MCB) sebagai pembatas kendaraan yang keluar dari Tol Plumpang.
MCB yang dipasang memiliki panjang lebih dari 200 meter.
Hendrico berharap rekayasa lalu lintas ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat, serta mampu mengurai kepadatan kendaraan di kawasan Plumpang.
Rekayasa lalu lintas ini akan dievaluasi satu bulan mendatang.
Apabila tidak ada kendala dan berjalan optimal, rekayasa ini akan dibuat secara permanen. Hendrico mengimbau kepada pengguna jalan untuk dapat menyesuaikan pengaturan arus lalu lintas
yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu, dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Dwi Triangkasa (30), salah seorang pengendara, menyambut baik dan setuju dengan adanya rekayasa lalu lintas pada putaran Plumpang tersebut.
“Terima kasih, sekarang kalau mau exit Tol Plumpang lebih efektif. Tidak langsung berputar di putaran Plumpang,” tutupnya.
Rangkuman AI sedang dibuat…