Mengejutkan! Inilah 7 Fakta Ompreng MBG Mengandung Minyak Babi



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Isu mengenai ompreng dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) belakangan ini menjadi sorotan publik.
Perhatian masyarakat semakin meningkat setelah muncul berbagai laporan yang menimbulkan tanda tanya besar terkait standar keamanan serta keaslian produk yang digunakan dalam program tersebut.
Pemerintah dan lembaga terkait pun ikut angkat bicara untuk memberikan klarifikasi serta memastikan bahwa setiap aspek penyelenggaraan program berjalan sesuai aturan.
Polemik yang beredar tidak hanya menyangkut aspek teknis produksi, tetapi juga menyentuh ranah kepercayaan publik.
Kondisi ini membuat isu ompreng MBG terus ramai diperbincangkan dan menimbulkan beragam reaksi di masyarakat.
Inilah fakta-fakta mengejutkan terkait ompreng MBG diduga mengandung minyak babi:
Investigasi Indonesia Business Post (IBP) menemukan bahwa pelumas mesin pembuat ompreng MBG di Cina diduga mengandung ekstrak minyak babi.
Praktik ini umum di dunia industri, tetapi menimbulkan pertanyaan soal status halal ompreng tersebut.
Meski menampilkan label “Made in Indonesia”, laporan IBP menyebut ompreng MBG diproduksi di Cina.
Hal ini diduga termasuk pemalsuan label yang bisa melanggar aturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).
Bahan baku ompreng diduga berasal dari tipe non-food-grade 201 yang mengandung mangan tinggi.
Jenis ini sebenarnya dilarang di Indonesia karena bisa terkikis saat bersentuhan dengan makanan asam, sehingga berpotensi membahayakan kesehatan.
Laporan IBP menyebut pabrikan mencampur bahan non-food-grade dengan bahan aman agar biaya produksi lebih murah.
Kondisi ini diduga membuat penyelenggara MBG memilih impor ompreng ketimbang produk lokal.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan pihaknya sedang melakukan pemeriksaan ulang.
Ia menekankan bahwa BGN belum pernah melakukan pengadaan ompreng MBG secara langsung.
Berbeda dengan temuan IBP, Badan Standardisasi Nasional (BSN) menyatakan ompreng MBG sudah lolos uji SNI 9369:2025.
Menurut Deputi BSN Hendro Kusumo, standar ini baru ditetapkan pada 18 Juni 2025 dan menyatakan produk bebas dari zat berbahaya.
Terlepas dari isu ini, program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan.
Hingga Juni 2025, sudah ada 5,5 juta penerima (anak sekolah & ibu hamil). Presiden Prabowo Subianto menargetkan 82,9 juta penerima pada 2026 dengan alokasi anggaran Rp335 triliun di APBN 2026.
Rangkuman AI sedang dibuat…