Pemkab Bogor Lestarikan Wayang Golek dalam Peringatan Hari Jadi Bogor ke-542



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menggelar pagelaran wayang golek sebagai upaya melestarikan warisan budaya asli Indonesia. Acara tersebut berlangsung di Kantor Desa Cijayanti, Babakanmadang, pada Sabtu lalu.
Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Suryanto Putra, menjelaskan bahwa pagelaran wayang golek ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-542, yang diperingati pada 3 Juni 2024.
Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Suryanto Putra, menekankan bahwa pagelaran wayang golek ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana untuk menanamkan nilai-nilai moral dan adat ketimuran yang saat ini mulai ditinggalkan oleh generasi muda.
“Pagelaran wayang golek ini tidak hanya merupakan upaya untuk melestarikan budaya leluhur, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai moral dan adat ketimuran,” kata Suryanto.
Acara tersebut juga dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat, termasuk para tokoh budaya dan seniman lokal, yang turut mendukung pelestarian seni tradisional.
Pagelaran wayang golek ini menjadi salah satu upaya konkret Pemkab Bogor dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan lokal, sekaligus memperingati momen bersejarah bagi Kabupaten Bogor.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat, terutama generasi muda, dapat lebih mengenal dan mencintai budaya tradisional Indonesia.
Pagelaran wayang golek bukan hanya hiburan semata, tetapi juga media pembelajaran yang kaya akan pesan moral dan nilai-nilai kehidupan.
“Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, sehingga wayang golek tetap eksis dan menjadi kebanggaan kita semua,” tambah Suryanto Putra.
Perayaan Hari Jadi Bogor ke-542 tidak hanya diramaikan dengan pagelaran seni tradisional, tetapi juga berbagai kegiatan lain yang bertujuan untuk memajukan budaya dan pariwisata di Kabupaten Bogor.
Melalui berbagai inisiatif ini, Pemkab Bogor berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga warisan budaya bangsa.
Rangkuman AI sedang dibuat…