Perbedaan Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Lahir Pancasila, Ini Penjelasannya



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Banyak yang belum mengerti apa perbedaan Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Lahir Pancasila.
Padahal, keduanya memiliki makna dan latar belakang sejarah yang berbeda.
Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni, sementara Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober.
Hari Lahir Pancasila merupakan momentum bersejarah ketika Presiden Soekarno memperkenalkan gagasan dasar negara Indonesia pada 1 Juni 1945 dalam sidang pertama BPUPKI.
Pidato tersebut kemudian menjadi landasan lahirnya Pancasila sebagai ideologi bangsa.
Peringatan Hari Lahir Pancasila pertama kali digelar pada 1964.
Namun, di era pemerintahan Presiden Soeharto, peringatan ini sempat dihentikan sejak 1970 meskipun sebelumnya sempat diperingati pada 1967 dan 1968.
Setelah reformasi 1998, barulah peringatan ini kembali dihidupkan.
Melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo, tanggal 1 Juni resmi ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila.
Hari Kesaktian Pancasila, hari ini khusus diperingati setiap 1 Oktober untuk mengenang tragedi G30S/PKI yang terjadi pada 30 September – 1 Oktober 1965.
Peristiwa ini menewaskan sejumlah Jenderal TNI AD yang kemudian dikenal sebagai Pahlawan Revolusi.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ditetapkan melalui Keppres Nomor 153 Tahun 1967 pada masa Presiden Soeharto.
Tujuannya untuk mempertebal keyakinan bahwa Pancasila tetap kokoh sebagai dasar negara dan tidak tergoyahkan oleh upaya penghancuran.
Hari Lahir Pancasila (1 Juni): menandai lahirnya ideologi bangsa yang digagas oleh Soekarno.
Hari Kesaktian Pancasila (1 Oktober): mengenang perjuangan bangsa dalam mempertahankan Pancasila dari ancaman penghancuran.
Keduanya sama-sama penting, tetapi memiliki nilai historis yang berbeda.
Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat tentang dasar berdirinya bangsa, sementara Hari Kesaktian Pancasila menjadi simbol keteguhan rakyat Indonesia dalam menjaga ideologi negara.
Rangkuman AI sedang dibuat…