Polda Metro Jaya Bentuk Polisi Siswa, Ajak Pelajar Aktif Jaga Keamanan Sekolah



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Polda Metro Jaya terus memperkuat komitmen menjaga keamanan lingkungan, termasuk di kawasan pendidikan. Langkah terbaru yang diambil adalah membentuk Polisi Siswa, sebuah program yang melibatkan pelajar sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban sekolah dibentuk oleh siswa, untuk siswa.
Program ini resmi diperkenalkan dalam Apel Saka Bhayangkara dan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) yang digelar di Mapolda Metro Jaya, Senin (17/11).
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menegaskan bahwa keamanan sekolah bukan hanya menjadi tanggung jawab guru atau aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif para pelajar.
“Para polisi siswa ini akan membantu menjaga kelancaran kegiatan sekolah, melindungi temannya, dan melaporkan potensi gangguan kepada guru atau pihak sekolah,” ujar Irjen Asep dalam apel tersebut.
Irjen Asep menjelaskan bahwa Polisi Siswa Keamanan Sekolah dirancang untuk memperkuat peran pelajar dalam menjaga ketertiban. Dengan mengedepankan konsep dari siswa untuk siswa, program ini mendorong pelibatan langsung pelajar dalam berbagai upaya preventif yang berdampak pada lingkungan sekolah.
Pada kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto memberikan pesan moral yang menegaskan pentingnya kesadaran diri setiap pelajar.
“Jadilah polisi bagi diri sendiri. Jaga warga, jaga lingkungan, jaga amanah dan jaga aturan demi masa depan Indonesia Emas 2045,” tegas Budi Hermanto.
Polda Metro Jaya berharap kehadiran Polisi Siswa dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih kondusif bebas dari tawuran, narkoba, perundungan, maupun perilaku menyimpang lainnya. Melalui kerja sama antara Saka Bhayangkara dan Polisi Siswa, pencegahan dini diharapkan berjalan lebih optimal.
Sebanyak 1.700 peserta hadir dalam apel pencanangan program ini, mulai dari anggota Pramuka, PKS, hingga perwakilan berbagai sekolah di Jakarta. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum peluncuran resmi program Polisi Siswa Keamanan Sekolah.
Irjen Asep mengajak seluruh pelajar agar berperan aktif menjaga keamanan sekolah dan saling melindungi. Ia menegaskan kembali bahwa membangun lingkungan belajar yang aman membutuhkan kesadaran semua pihak, terutama para siswa sebagai bagian terpenting dari ekosistem sekolah.
“Sinergi ini merupakan langkah strategis membangun budaya disiplin dan rasa aman di tingkat pelajar,” ujarnya.
Rangkuman AI sedang dibuat…