Polisi Tangkap 3 Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI di Jakarta Selatan, Sisanya Masih Buron



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Kepolisian Polsek Kebayoran Baru berhasil menangkap 3 pelaku pengeroyokan anggota TNI di Jakarta Selatan tepatnya di Kebayoran Baru.
Korban diketahui berinisial DK (32), menjabat sebagai anggota TNI.
Para tersangka yang ditangkap adalah AF (41), RNA (35), dan AFG (36), yang diciduk dalam operasi pada Selasa (5/11/2024) dan Rabu (6/11/2024).
AF dan RNA ditangkap di kawasan Petukangan, sedangkan AFG ditangkap di Pesanggrahan.
“Mereka ditangkap di lokasi yang berbeda. AFG ditangkap saat ia mengunjungi tempat tinggal temannya. Berbeda hal dengan 2 pelaku lain yakni AF dan RNA. Mereka (AF dan RNA) ditangkap di Petukangan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, Kompol Nunu, Kamis (7/11/2024).
Peristiwa pengeroyokan ini terjadi pada Rabu (30/10/2024) dini hari, ketika DK, yang sedang duduk santai di Jalan Gandaria Tengah V, Kramat Pela, Kebayoran Baru, didatangi oleh sekelompok anggota organisasi masyarakat (ormas).
Mereka menanyakan keberadaan seorang juru parkir bernama Jayadi yang tidak diketahui oleh DK.
Ketika DK menjelaskan bahwa ia tidak tahu, salah satu pelaku langsung memukulnya di wajah dan leher.
DK kemudian dikejar dan diancam dengan senjata tajam berupa samurai oleh para pelaku, meskipun tidak mengalami luka serius.
Beruntung, DK berhasil diselamatkan oleh tim patroli Perintis Presisi yang sedang melintas.
Polisi sebelumnya juga telah menangkap tersangka lain, Abi Rezaldi (26), yang ikut terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.
Saat ini, Polsek Kebayoran Baru masih memburu empat tersangka lainnya yang diduga turut berperan dalam pengeroyokan tersebut.
Rangkuman AI sedang dibuat…