Potensi Banjir Rob di Pesisir Indonesia 7-21 Januari 2025, Inilah 14 Daftar Wilayah Terdampak



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi adanya banjir rob di sejumlah wilayah pesisir Indonesia pada periode 7-21 Januari 2025.
Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, menyebutkan bahwa banjir rob dipicu oleh fenomena Perigee, yaitu posisi bulan yang berada pada jarak terdekat dengan Bumi, yang terjadi pada Selasa (7/1/2025).
Selain itu, fenomena Bulan purnama yang berlangsung pada Senin (13/1/2025) malam turut memengaruhi peningkatan ketinggian air laut maksimum.
“Kombinasi antara fenomena Perigee dan Bulan purnama ini berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum, sehingga memicu banjir rob di sejumlah wilayah,” ujar Eko pada Senin (6/1/2025).
BMKG mengidentifikasi wilayah-wilayah pesisir yang berpotensi mengalami banjir rob, dengan lokasi dan waktu yang bervariasi. Berikut rinciannya:
Pesisir Selat Berhala: 7-17 Januari 2025
Pesisir Pangkalpinang: 7 Januari dan 12-17 Januari 2025
Pesisir Bandar Lampung: 13-15 Januari 2025
Pesisir Utara Jakarta (Kamal Muara, Kapuk Muara, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Penjaringan): 9-17 Januari 2025
Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pemalang: 7-8 Januari dan 12-21 Januari 2025
Pesisir Lombok dan Bima: 8-18 Januari 2025
Muara Sungai Barito, Pesisir Kotabaru, Pesisir Tanah Bumbu, Pesisir Tanah Laut: 12-19 Januari 2025
Pesisir Selatan Kotawaringin Barat (Sebuai, Keraya, Kubu, Kumai): 14-17 Januari 2025
Pesisir Kalimantan Barat: 13-18 Januari 2025
Pesisir Loloda, Morotai, Tobelo, Ternate, Taliabu: 12-16 Januari 2025
Eko menjelaskan bahwa banjir rob dapat memengaruhi berbagai aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti:
BMKG mengimbau masyarakat pesisir untuk selalu waspada dan siaga menghadapi potensi banjir rob.
“Pantau terus informasi cuaca maritim melalui media sosial dan situs resmi BMKG, serta lakukan langkah antisipasi yang diperlukan untuk meminimalkan dampaknya,” pungkas Eko.
Rangkuman AI sedang dibuat…