Apa Itu Virus HMPV? Ternyata ini Gejala dan Resiko Parah bagi Anak



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Human Metapneumovirus (HMPV) kini menjadi perbincangan hangat setelah kasusnya dilaporkan meningkat di beberapa negara, termasuk China dan Amerika Serikat.
Data dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menunjukkan bahwa kasus HMPV di Amerika Serikat meningkat hingga 36% pada tahun 2023.
HMPV adalah penyakit pernapasan dengan gejala yang mirip flu, seperti:
Gejala ini sering dianggap sebagai flu biasa.
Namun, HMPV dapat menjadi lebih serius pada kelompok tertentu seperti anak-anak, lansia, dan individu dengan sistem imun yang lemah.
Pada kasus yang parah, pasien mungkin memerlukan perawatan di rumah sakit.
Virus HMPV pertama kali diidentifikasi pada tahun 2001. Meski begitu, penelitian pada sampel darah menunjukkan bahwa virus ini kemungkinan sudah beredar sejak tahun 1950-an.
“Banyak orang, termasuk tenaga medis, tidak familiar dengan HMPV. Ini adalah salah satu virus penting yang sering diabaikan,” kata John V. Williams, profesor mikrobiologi di University of Pittsburgh.
Sebagian besar anak-anak terpapar HMPV sebelum usia lima tahun.
Namun, pada bayi dan anak kecil, HMPV dapat memicu komplikasi yang serius.
Studi tahun 2015 di Journal of the Pediatric Infectious Diseases Society menemukan bahwa:
Studi dari jurnal Lancet memperkirakan pada tahun 2018, HMPV menyebabkan:
Saat ini, belum tersedia obat atau vaksin untuk HMPV.
Namun, penelitian sedang dilakukan, termasuk uji klinis awal oleh Moderna untuk mengembangkan vaksin HMPV.
Sementara vaksin belum tersedia, langkah pencegahan yang dianjurkan meliputi:
Sebagian besar penderita HMPV akan pulih dengan istirahat, mengonsumsi cairan, dan menggunakan dekongestan serta obat pereda nyeri yang dijual bebas.
Meski demikian, kewaspadaan terhadap virus ini tetap penting, terutama bagi kelompok rentan.
Rangkuman AI sedang dibuat…