Seorang ODGJ Masuk Jalur Kereta Whoosh Diduga Lewat Saluran Air, Perjalanan Terganggu



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA. ID – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) membenarkan bahwa seorang ODGJ masuk jalur Kereta Whoosh melalui saluran air yang terhubung dengan sungai.
Insiden ini menyebabkan tertundanya keberangkatan kereta cepat pada Senin (27/1/2025).
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, dalam keterangan resminya pada Selasa (28/1/2025), menyatakan bahwa insiden ini diduga terjadi akibat akses saluran air yang terhubung ke jalur kereta. “Untuk pastinya masih diselidiki lebih lanjut. Sebab kemungkinan awal kami rasa dia (ODGJ) masuk lewat saluran air yang terhubung ke sungai,” ujar Eva.
Eva menambahkan bahwa KCIC akan melakukan evaluasi dan meningkatkan pengamanan di area saluran air guna mencegah masuknya benda asing ke jalur kereta.
“Kami utamakan keselamatan dan kenyamanan penumpang dalam beroperasional dengan moda transportasi Kereta Cepat Whoosh,” imbuhnya.
Untuk menjaga keamanan operasional Kereta Cepat Whoosh, KCIC telah mengimplementasikan sejumlah langkah:
Setelah insiden tersebut, perjalanan kereta cepat sempat tertunda hingga hampir dua jam. Penumpukan penumpang terjadi di beberapa stasiun keberangkatan seperti Halim dan Padalarang.
Eva memastikan bahwa ODGJ yang masuk ke jalur kereta sudah berhasil diamankan, dan pemeriksaan menyeluruh telah dilakukan oleh petugas untuk memastikan jalur kembali aman.
“Saat ini, perjalanan Whoosh sudah kembali normal, dan seluruh penumpang yang terdampak telah melanjutkan perjalanan,” jelasnya.
Akun resmi X Whoosh, @KeretaCepatID, menginformasikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan kereta pada pukul 11.24 WIB.
Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa gangguan disebabkan oleh adanya benda asing di jalur KM 53 Karawang–Padalarang.
“Halo, Sobat #Whoosh! Dikarenakan adanya benda asing yang berada di dalam jalur Whoosh pada KM 53, Karawang-Padalarang, menyebabkan adanya pengecekan oleh petugas untuk sterilisasi area demi keamanan perjalanan Whoosh dan membuat perjalanan Whoosh mengalami keterlambatan. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Terima kasih,” tulis akun tersebut.
Setelah sterilisasi selesai dilakukan, perjalanan kereta cepat kembali normal pada pukul 12.27 WIB.
“Saat ini, kereta cepat Whoosh sudah dapat beroperasi kembali dengan aman. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” tulis akun @KeretaCepatID.
Rangkuman AI sedang dibuat…