Syarat Penerima BSU Juni 2025, Semua Calon Pendaftar Wajib Tahu, Ini 6 Kriterianya!


HAIJAKARTA.ID – Pemerintah kembali mencairkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) pada Juni 2025.
Bantuan ini ditujukan bagi para pekerja dan buruh yang memenuhi kriteria tertentu.
Berikut informasi lengkap mengenai syarat penerima BSU yang cair Juni 2025, termasuk cara pengecekan status pencairan dana.
Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, berikut adalah sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh calon penerima BSU:
Calon penerima wajib berstatus sebagai WNI.
Hanya pekerja yang aktif dalam program BPJS Ketenagakerjaan yang berhak menerima BSU.
Gaji pekerja harus sesuai dengan ketentuan upah minimum di wilayah tempat mereka bekerja.
Pegawai negeri, anggota TNI, dan Polri tidak termasuk dalam penerima program ini.
Misalnya Program Kartu Prakerja, PKH, atau BPUM.
Pemerintah memfokuskan bantuan pada daerah-daerah yang membutuhkan percepatan pemulihan ekonomi.
Seorang pejabat dari Kemnaker mengatakan bahwa syarat-syarat tersebut disusun agar BSU tepat sasaran.
“Kami ingin BSU ini benar-benar menyasar pekerja rentan yang belum menerima bantuan lainnya,” ujarnya.
Bagi pekerja yang ingin mengetahui status penerimaan BSU, dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
Masuk ke laman kemnaker.go.id. Jika belum memiliki akun, lakukan pendaftaran dengan data yang valid.
Setelah berhasil masuk, lengkapi informasi pribadi, mulai dari foto, status pernikahan, hingga lokasi kerja.
Nantinya, akan muncul notifikasi mengenai tahapan penyaluran BSU.
Tahapan ini terdiri dari tiga fase:
Tahap 1: Terdaftar.
Data pekerja diverifikasi oleh BPJS Ketenagakerjaan. Jika lolos, akan ada notifikasi sebagai calon penerima.
Tahap 2: Ditetapkan.
Jika sesuai kriteria, pekerja akan dinyatakan sebagai penerima BSU.
Tahap 3: Penyaluran.
Dana akan dikirim melalui rekening bank atau PT Pos Indonesia.
Seorang perwakilan Kemnaker menyebut bahwa proses verifikasi dilakukan dengan cermat.
“Kami berupaya agar penyaluran dana ini berjalan transparan dan tepat sasaran,” katanya.
Pemerintah juga menetapkan wilayah-wilayah prioritas untuk penerima BSU, terutama daerah dengan tingkat pengangguran tinggi atau sektor informal yang dominan.
Ini dilakukan sebagai langkah pemulihan ekonomi yang lebih merata.
Rangkuman AI sedang dibuat…