Tragis! Kuli Bangunan Baru Sebulan Tinggal di Surabaya Dibacok OTK Saat Hendak Kerja



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Warga Jalan Wonokusumo Jaya Baru Gang 2, Pegirian, Kecamatan Semampir, Surabaya digegerkan dengan insiden pembacokan terhadap seorang kuli bangunan oleh orang tidak dikenal (OTK), Rabu (29/4/2026).
Korban diketahui berinisial HN (37), yang baru sekitar satu bulan tinggal di lokasi kejadian. Peristiwa tersebut terjadi saat korban hendak berangkat kerja.
Saksi mata, Ahmad Halil mengaku mengetahui kejadian tersebut setelah mendengar teriakan dari sekitar lokasi. Saat didatangi, korban sudah dalam kondisi tergeletak.
“Infonya pembacokan itu saat mau berangkat kerja. Dia kerja bantu saudaranya bangun rumah di Sidotopo,” kata Ahmad pada Rabu, (29/4/2026).
Ahmad juga menyebut korban berasal dari Sampang dan sebelumnya pernah bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Namun, ia mengaku tidak mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.
“Kalau sebabnya kurang tahu,” katanya.
Insiden tersebut langsung dilaporkan ke pihak kepolisian dan diteruskan ke layanan darurat 112. Tidak lama berselang, petugas BPBD datang ke lokasi untuk mengevakuasi korban.
Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara menggunakan ambulans Dinas Sosial Surabaya.
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Suroto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyatakan saat ini kasus masih dalam tahap penyelidikan.
“Iya. Masih diselidiki,” kata Suroto.
Pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti untuk mengungkap pelaku serta motif di balik pembacokan tersebut.
Rangkuman AI sedang dibuat…