Profil dan Harta Kekayaan Kun Wardana Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Periode 2024-2029



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Profil dan harta kekayaan Kun Wardana menjadi sorotan publik setelah resmi mencalonkan diri sebagai calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta mendampingi Dharma Pongrekun.
Mereka merupakan satu-satunya pasangan calon yang maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2024 melalui jalur independen, dengan mengumpulkan 749.298 dukungan.
Jumlah tersebut memenuhi syarat minimal yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan menjadikan pasangan ini sebagai alternatif independen bagi masyarakat DKI.
Kun Wardana, yang saat ini berusia 55 tahun, memiliki rekam jejak akademik yang sangat impresif.
Ia merupakan dosen tetap di Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) Jakarta, di mana ia mengajar sejumlah mata kuliah terkait teknologi dan sistem kendali, seperti komunikasi multimedia, perencanaan analisis berbasis komputer, sistem kendali cerdas, serta robotika.
Kun juga dikenal sebagai insinyur termuda yang lulus dari Universitas Trisakti pada tahun 1988 di usia 18 tahun.
Ia melanjutkan pendidikannya di Universitas Indonesia untuk meraih gelar magister, dan kemudian menyelesaikan pendidikan doktoral di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1999.
Di bidang politik, Kun pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) periode 2010–2015, sebelum akhirnya bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN) dan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada Pemilu 2019.
1. Keluarga
2. Karier
3. Pendidikan
Rangkuman AI sedang dibuat…