Waspada! Cuaca Ekstrem Hantam Jakarta hingga 6 November 2025, BPBD Minta Warga Siap Siaga



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Cuaca esktrem melanda Jakarta pada pekan ini.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jakarta dan Kepulauan Seribu.
Cuaca ekstrem di Jakarta berlaku sejak 31 Oktober hingga 6 November 2025.
BPBD DKI Jakarta melalui akun Instagram resminya @bpbdkijakarta mengimbau masyarakat agar mewaspadai hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
BPBD juga mengingatkan warga untuk menyiapkan perlengkapan siaga, seperti payung, jas hujan, serta tas siaga bencana.
“Peringatan dini 6 hari kedepan yang berlaku dari tanggal 31 Oktober-06 November 2025 hujan dengan intensitas ringan-sedang di wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu,” kata BPBD DKI.
“Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem,” sambungnya.
Warga Jakarta juga diminta untuk rutin memantau tinggi muka air melalui laman resmi bpbd.jakarta.go.id/waterlevel, memperbaharua informasi banjir di pantaubanjir.jakarta.go.id.
Warga juga bisa melaporkan potensi genangan melalui aplikasi JAKI.
Bahkan, dalam keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi Jakarta Siaga 112.
Mengatasi potensi cuaca ekstrem dan banjir rob di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah menyiapkan langkah mitigasi dan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mengurangi dampaknya.
“Kami sudah menyiapkan anggaran modifikasi cuaca. Selama potensi hujan mencapai 150 hingga 200 milimeter, OMC akan dilakukan agar genangan dan banjir bisa diminimalkan,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta.
Menurutnya, OMC menjadi bagian dari strategi besar pengendalian banjir, bersama dengan normalisasi sungai, pemangkasan pohon, dan pembersihan saluran air.
“Pengendalian sungai menjadi kunci menekan banjir di Jakarta,” tuturnya.
“Penetapan lokasi normalisasi Sungai Ciliwung sudah saya tandatangani, dan normalisasi Kali Krukut yang melewati Kemang Village juga tetap berjalan,” sambungnya.
Rangkuman AI sedang dibuat…