10+ Rekomendasi Instansi yang Sepi Peminat untuk CPNS 2026, Ini Syarat dan Tips Jitu Lolos SKD dan SKB!


HAIJAKARTA.ID – Sebagai bahan pertimbangan bagi calon pelamar, sejumlah rekomendasi instansi yang sepi peminat dalam rekrutmen CPNS tahun-tahun sebelumnya kembali mencuat dan menjadi sorotan.
Informasi ini penting untuk dipelajari agar pelamar dapat memetakan peluang terbaik menjelang seleksi CPNS 2026.
Data tahun-tahun terakhir menunjukkan adanya sejumlah instansi pusat dan formasi tertentu yang minim pendaftar, sehingga peluang diterima relatif jauh lebih besar dibandingkan formasi favorit.
Sejumlah lembaga negara terbilang tidak banyak digemari pelamar pada rekrutmen sebelumnya:
1. Setjen Komnas HAM
2. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
3. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK)
4. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB)
5. Sekretariat Jenderal MPR
6. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)
7. Sekretariat Jenderal Wantannas
8. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)
9. Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial (KY)
10. Badan Informasi Geospasial (BIG)
Minimnya pendaftar membuat instansi-instansi ini sering direkomendasikan sebagai rekomendasi instansi yang sepi peminat untuk pelamar yang ingin mengurangi tingkat persaingan tes seleksi.
Selain instansi, beberapa posisi tertentu juga dikenal memiliki pelamar yang sangat sedikit, bahkan ada yang nihil:
Posisi tersebut dapat menjadi peluang emas bagi calon pelamar CPNS 2026 yang ingin bersaing pada formasi tidak padat peminat.
Syarat umum bagi calon pelamar antara lain:
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Pelamar wajib menyiapkan:
Memastikan seluruh dokumen valid dan hasil scan berkualitas baik akan memudahkan proses verifikasi.
Seleksi CPNS diperkirakan tetap mengikuti tahapan standar, yaitu:
1. Buat Jadwal Belajar yang Terstruktur
Susun rencana belajar harian atau mingguan untuk materi TWK, TIU, dan TKP. Pembagian waktu yang jelas akan membantu Anda terbiasa dengan ritme belajar yang konsisten.
2. Pahami Kisi-Kisi dan Materi Ujian
Kuasai materi inti:
TWK: Pancasila, UUD 1945, NKRI, wawasan kebangsaan
TIU: logika verbal, numerik, dan abstrak
TKP: kepribadian, sikap kerja, dan kemampuan adaptasi
Memahami cakupan materi membuat belajar jadi lebih terarah.
3. Rutin Latihan Soal dan Simulasi CAT
Semakin sering Anda latihan soal, semakin terbiasa dengan pola dan bentuk tes CAT.
Ini juga melatih kecepatan dan ketepatan menjawab.
4. Terapkan Manajemen Waktu saat Ujian
Jangan menghabiskan terlalu banyak waktu pada satu soal.
Dahulukan soal yang Anda kuasai agar poin cepat terkumpul.
5. Jaga Kondisi Fisik dan Mental
Istirahat cukup, makan sehat, dan hindari begadang sebelum hari ujian.
Kondisi tubuh yang prima sangat membantu menjaga fokus.
1. Kenali Materi SKB Sesuai Formasi
SKB bersifat spesifik. Pelajari materi yang sesuai dengan jabatan yang Anda pilih—mulai dari bidang TI, kesehatan, administrasi, hingga teknis lapangan.
2. Latihan Soal SKB dan Simulasi Wawancara/Praktik
Latihan rutin akan mengasah kecepatan dan pemahaman Anda terhadap jenis soal maupun situasi tes.
3. Gunakan Strategi Belajar yang Efektif
Manfaatkan teknik seperti active recall, mind-mapping, serta bergabung dengan komunitas atau grup belajar CPNS untuk mempercepat pemahaman materi.
4. Lakukan Simulasi Ujian dengan Waktu Nyata
Biasakan diri menghadapi tekanan waktu melalui simulasi CAT berdurasi sama dengan ujian sebenarnya.
5. Persiapkan Diri untuk Wawancara dan Praktik Kerja
Beberapa formasi mewajibkan wawancara atau tes praktik. Persiapkan jawaban terkait motivasi, pengalaman, dan kemampuan teknis yang relevan.
Rangkuman AI sedang dibuat…