11 Penyakit yang Tidak Memenuhi Syarat Kesehatan Haji, Waspada Nomer 6 Sulit Dideteksi!



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa jamaah calon haji wajib memenuhi istitha’ah kesehatan atau kemampuan fisik dan mental agar dapat melaksanakan ibadah haji dengan aman.
Beberapa penyakit yang tidak memenuhi syarat kesehatan haji karena berisiko tinggi bagi keselamatan jamaah selama berada di Tanah Suci.
Berikut daftar 11 penyakit yang membuat seseorang tidak layak secara medis untuk berangkat haji.
Kondisi penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah jantung ini dapat menyebabkan serangan jantung mendadak.
Aktivitas fisik berat selama ibadah haji dapat memperburuk kondisi penderita jantung koroner.
Tekanan darah tinggi yang tidak stabil meningkatkan risiko stroke atau serangan jantung. Stres fisik dan panas ekstrem di Arab Saudi dapat memperparah kondisi penderita hipertensi.
Diabetes yang tidak terkelola dengan baik dapat menimbulkan komplikasi serius seperti infeksi, gagal ginjal, dan gangguan penglihatan.
Kondisi ini bisa membahayakan jamaah saat menjalani rangkaian ibadah haji.
Penderita COPD cenderung mengalami kesulitan bernapas akibat penyempitan saluran udara.
Aktivitas fisik berlebihan di cuaca panas dapat memicu sesak napas berat.
Pasien gagal ginjal membutuhkan terapi rutin seperti dialisis, yang sulit dilakukan selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji.
Karena itu, mereka tidak memenuhi syarat istitha’ah kesehatan.
Gangguan seperti skizofrenia dan bipolar yang tidak terkontrol dapat memengaruhi kemampuan jamaah dalam menjalani ibadah.
Kondisi ini juga dapat membahayakan keselamatan diri dan orang lain.
Penyakit seperti tuberkulosis (TBC) dan hepatitis B atau C yang masih aktif bisa menular ke jamaah lain.
Calon jamaah dengan penyakit menular wajib menunda keberangkatan hingga penyakitnya terkontrol.
Penderita kanker stadium lanjut sering memiliki kondisi fisik lemah dan membutuhkan pengobatan intensif, sehingga tidak disarankan untuk melakukan perjalanan panjang seperti ibadah haji.
Penyakit seperti lupus dan rheumatoid arthritis memerlukan pengelolaan medis intensif.
Jika tidak terkontrol, penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi serius saat beribadah.
Penderita yang baru mengalami stroke belum memiliki kondisi stabil dan berisiko tinggi mengalami serangan berulang.
Mereka memerlukan masa pemulihan yang cukup sebelum dinyatakan layak berangkat haji.
Epilepsi yang tidak stabil bisa memicu kejang mendadak, terutama di tengah kerumunan jamaah.
Kondisi ini berpotensi menimbulkan cedera serius dan gangguan keselamatan.
Pemeriksaan kesehatan haji dilakukan secara bertahap untuk memastikan calon jamaah benar-benar siap secara fisik dan mental.
Pemeriksaan ini meliputi skrining penyakit kronis, penilaian kebugaran, serta pengawasan penggunaan obat bagi penderita penyakit tertentu.
Dengan deteksi dini dan pengelolaan kesehatan yang baik, jamaah diharapkan dapat memenuhi istitha’ah kesehatan haji dan menjalankan ibadah dengan aman serta khusyuk.
Rangkuman AI sedang dibuat…