Aplikasi Kantar Diduga SCAM, Saldo Anggota Menghilang Secara Misterius!



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Aplikasi Kantar, yang selama ini dikenal sebagai platform penghasil uang, diduga resmi menjadi penipuan (SCAM) setelah saldo milik seluruh anggotanya tiba-tiba menghilang.
Peristiwa ini terjadi hari ini, ketika para pengguna aplikasi melaporkan bahwa saldo mereka kosong tanpa pemberitahuan.
Laporan ini pertama kali mencuat di berbagai grup obrolan WhatsApp, Facebook dan media sosial lainya.
Anggota yang memiliki saldo besar di aplikasi tersebut langsung terkejut dan panik, bahkan banyak yang membagikan tangkapan layar aplikasi mereka untuk menunjukkan saldo yang telah hilang.
Salah satu pengguna menyatakan bahwa kondisi aplikasi pada pagi hari masih normal. Namun, sekitar pukul 09.00 WIB, saldo di akun mereka tiba-tiba lenyap.
Beberapa anggota menduga bahwa ini hanya masalah sistem yang error, namun setelah banyak pengguna lain melaporkan hal serupa, kecurigaan terhadap penipuan mulai meningkat.
Upaya untuk mendapatkan klarifikasi dari pihak aplikasi pun menemui jalan buntu. Beberapa anggota mencoba menghubungi admin, mentor, dan leader di grup obrolan, tetapi tidak ada yang memberikan jawaban. Bahkan, panggilan telepon dari pengguna juga tidak direspons.
Lebih parahnya, kolom komentar di grup obrolan tiba-tiba dimatikan, membuat para anggota yang kebingungan mencari jawaban di media sosial.
Kejadian ini semakin memperkuat dugaan bahwa aplikasi Kantar adalah bagian dari skema ponzi yang kini runtuh. Selama ini, meskipun banyak pihak yang meragukan kredibilitas Kantar, aplikasi ini masih terus beroperasi dan memberikan keuntungan kepada beberapa anggotanya.
Namun, dengan hilangnya saldo secara masif ini, terbukti bahwa uang anggota yang ada di aplikasi tersebut dibawa kabur oleh pelaku.
Sejumlah influencer telah lama mengingatkan masyarakat akan bahaya aplikasi ponzi, termasuk Kantar, yang mereka prediksi akan merugikan anggotanya, terutama anggota baru yang belum sempat menarik uang.
Kejadian hari ini seolah menjadi bukti nyata bahwa aplikasi tersebut merupakan jebakan penipuan.
Dengan kejadian ini, diharapkan masyarakat lebih waspada terhadap platform-platform serupa yang menjanjikan keuntungan cepat namun berisiko tinggi.
Rangkuman AI sedang dibuat…