Garuda Indonesia Uji Internet Cepat di Pesawat, Penumpang Bisa Video Call dari Udara!



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID- Pengalaman menggunakan internet di dalam pesawat Garuda Indonesia mulai memasuki tahap baru.
Maskapai nasional tersebut tengah melakukan uji coba layanan high-speed inflight connectivity, yang memungkinkan penumpang mengakses internet dengan kecepatan tinggi, termasuk melakukan video call saat pesawat berada di udara.
Uji coba ini menjadi bagian dari pilot project Garuda Indonesia untuk menghadirkan konektivitas internet yang lebih baik selama penerbangan.
Pengujian dilakukan pada penerbangan GA-960 rute Jakarta-Madinah pada 17 Agustus 2026.
Dalam penerbangan tersebut, sebanyak 81 penumpang mendapatkan akses khusus untuk mencoba layanan internet berkecepatan tinggi.
Salah satu kemampuan yang diuji adalah melakukan panggilan video ketika pesawat telah berada di ketinggian lebih dari 30.000 kaki.
Kehadiran teknologi ini berpotensi mengubah pengalaman penumpang selama penerbangan.
Jika layanan dapat diterapkan secara luas, penumpang tidak hanya bisa menggunakan internet untuk berkirim pesan atau membuka media sosial, tetapi juga menjalankan aktivitas yang membutuhkan koneksi lebih stabil, seperti rapat daring dan video call.
Garuda Indonesia menargetkan implementasi layanan konektivitas internet tersebut dilakukan secara bertahap mulai 2027.
Namun, penerapannya tidak berarti seluruh armada Garuda Indonesia akan langsung memiliki akses internet berkecepatan tinggi.
Saat ini, layanan tersebut masih berada dalam tahap pengujian sehingga sejumlah aspek masih perlu dievaluasi, termasuk kualitas koneksi, kestabilan jaringan selama penerbangan, cakupan layanan, hingga pengalaman pengguna.
Meski uji coba telah dilakukan, Garuda Indonesia belum memberikan kepastian mengenai skema tarif apabila layanan tersebut nantinya tersedia bagi penumpang secara lebih luas.
Belum diketahui apakah akses internet cepat akan diberikan secara gratis kepada seluruh penumpang, menjadi layanan berbayar, atau menggunakan sistem paket berdasarkan jenis layanan dan durasi penggunaan.
Hal tersebut menjadi salah satu hal yang masih dinantikan, mengingat konektivitas internet di pesawat membutuhkan dukungan infrastruktur dan teknologi khusus agar dapat memberikan kecepatan serta kestabilan yang memadai.
Jika tahapan pengujian dan evaluasi berjalan sesuai rencana, layanan internet cepat ini diharapkan mulai diperkenalkan secara bertahap pada 2027.
Dengan demikian, penumpang Garuda Indonesia nantinya berpotensi tetap terhubung dengan keluarga, rekan kerja, maupun berbagai aktivitas digital meski sedang berada puluhan ribu kaki di atas permukaan bumi.
Rangkuman AI sedang dibuat…