Hebat! Indonesia Sabet Gelar Juara di FIFAe World Cup 2024 Football Manager



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Indonesia berhasil menyabet gelar juara di FIFAe World Cup 2024 Football Manager setelah penampilan luar biasa di partai final pada Minggu (1/9) WIB malam.
Tim yang dipimpin oleh Ichsan Rahmat Taufiq sebagai manajer dan Budi Muhamad Manar Hidayat selaku asisten manajer, mengalahkan tim Jerman dengan skor agregat 8-2.
Dalam dua pertandingan final, Indonesia menang telak dengan skor 3-0 dan 5-2.
Tim Indonesia memulai kompetisi dengan ditempatkan di Grup C di fase grup, di mana mereka bertanggung jawab melatih klub Sporting Lisbon.
Dengan mengumpulkan 364 poin, Indonesia tampil sebagai juara grup, mengungguli pesaingnya seperti Polandia (343 poin), Prancis (331 poin), Inggris (295 poin), dan India (265 poin).
Poin tersebut terdiri dari 150 poin dari hasil di liga, 113 poin dari turnamen, 65 poin dari trofi, dan 36 poin dari penilaian manajemen.
Di semifinal, Indonesia berhadapan dengan wakil Inggris.
Setelah pertandingan pertama berakhir imbang 2-2, Indonesia memastikan kemenangan dengan skor 3-1 di pertandingan kedua, membawa mereka ke final dengan agregat 5-3.
Dalam final, Ichsan dan Budi menggunakan strategi menyerang yang terbukti efektif melawan tim Jerman, yang diperkuat oleh manajer Sven Goly dan asisten T. Wheneett.
Setelah memastikan kemenangan, Ichsan Rahmat Taufiq mengungkapkan keyakinan timnya sejak awal.
“Optimis pastinya. King Indonesia sudah pasti menang dalam kesempatan ini,” kata Ichsan.
Budi Muhamad Manar Hidayat juga menambahkan bahwa kunci kemenangan Indonesia terletak pada strategi menyerang dan kemampuan tim dalam menangani taktik lawan.
“Strategi itu penting. Untuk opposite instruction menjadi poin utama yang harus diperhatikan. Tak ada ampun, tak ada celah,” jelas Budi.
Dengan kemenangan ini, Indonesia tidak hanya membawa pulang gelar juara, tetapi juga memperkuat reputasi mereka di kancah eSports global, khususnya dalam turnamen Football Manager.
Rangkuman AI sedang dibuat…