Jadwal dan Bacaan Niat Lengkap Puasa Muharram 2025, Ini Hari Paling Utamanya!



HAIJAKARTA.ID- Kabar baik bagi para lulusan perguruan tinggi yang ingin menambah pengalaman kerja. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka pendaftaran Program Pemagangan Nasional atau MagangHub Batch 3 Angkatan II mulai 27 Oktober hingga 4 November 2026. Program ini memberikan kesempatan bagi lulusan baru untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung di perusahaan mitra, sekaligus meningkatkan keterampilan dan […]

HAIJAKARTA.ID- Kabar baik bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin memperoleh pengalaman kerja sekaligus berkontribusi dalam pengawasan sektor energi nasional. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi membuka Program Pengawal Energi 2026 dengan menyediakan 108 posisi bagi talenta muda Indonesia. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pengawasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi […]

HAIJAKARTA.ID- Kabar gembira bagi warga Jakarta dan sekitarnya yang ingin menikmati liburan hemat. Taman Impian Jaya Ancol menghadirkan program gratis tiket masuk kawasan pada 16–31 Oktober 2026. Melalui program ini, pengunjung bisa menikmati suasana pantai hingga malam hari tanpa dikenakan biaya tiket masuk orang pada jam yang telah ditentukan. Berdasarkan informasi promosi yang beredar, program […]
HAIJAKARTA.ID- Jadwal dan bacaan niat lengkap Puasa Muharram 2025, begini keutamaanya!
Memasuki bulan Muharram 1447 Hijriah yang juga menjadi awal tahun dalam kalender Islam, umat Muslim dianjurkan untuk meningkatkan amal ibadah, salah satunya dengan melaksanakan puasa sunnah.
Salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan di bulan ini adalah puasa Tasua dan Asyura, yang memiliki keutamaan luar biasa di sisi Allah SWT.
Namun, banyak umat Muslim yang masih bertanya-tanya mengenai jadwal pasti dan waktu terbaik untuk melaksanakan puasa Muharram tahun 2025, serta bagaimana tata cara melafalkan niat puasanya.
Pada tahun 2025, puasa Tasua yang jatuh pada tanggal 9 Muharram diperkirakan bertepatan dengan hari Kamis, 27 Juni 2025.
Sedangkan puasa Asyura, yang merupakan hari ke-10 Muharram, akan berlangsung sehari setelahnya, yakni Jumat, 28 Juni 2025.
Meskipun kedua puasa ini hanya bersifat sunnah, namun keutamaannya sangat besar, sehingga sangat dianjurkan untuk dikerjakan.
Bahkan, puasa di bulan Muharram secara umum sangat dicintai oleh Rasulullah SAW setelah puasa Ramadhan, sebagaimana disebutkan dalam beberapa hadis shahih.
Sebagaimana puasa pada umumnya, puasa Tasua dan Asyura memerlukan niat yang bisa dilafalkan pada malam hari sebelum fajar, atau jika belum sempat, boleh juga dilafalkan pada pagi harinya, selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa sejak subuh.
Jika dilafalkan sebelum fajar:
“Nawaitu shauma Tāsū’ā sunnatan lillāhi ta’ālā.”
Artinya:
“Aku berniat puasa Tasua, sunnah karena Allah Ta’ala.”
Jika dibaca setelah fajar (subuh):
“Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i sunnatit Tāsü’ä lillāhi ta’ālā.”
Artinya:
“Saya berniat puasa sunnah Tasua hari ini karena Allah SWT.”
Jika dibaca sebelum fajar:
“Nawaitu shauma ‘Äsyūrā’ sunnatan lillāhi ta’ālā.”
Artinya:
“Aku berniat puasa Asyura, sunnah karena Allah Ta’ala.”
Jika dilafalkan setelah fajar:
“Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i sunnatit ‘Asyūrā’ lillāhi ta’ālā.”
Artinya:
“Saya berniat puasa sunnah Asyura hari ini karena Allah SWT.”
Secara umum, tata cara pelaksanaan puasa Tasua dan Asyura tidak berbeda dengan puasa pada bulan Ramadhan.
Seorang Muslim diwajibkan menahan diri dari makan, minum, dan segala hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar (imsak) hingga waktu Maghrib tiba.
Selain itu, umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak amalan lainnya seperti salat sunnah, membaca Al-Qur’an, berdoa, serta menjauhi perkataan dan perbuatan yang sia-sia atau maksiat.
Hal ini bertujuan agar puasa yang dilakukan tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mendidik jiwa menjadi lebih bertakwa.
Dalam banyak riwayat disebutkan bahwa puasa Asyura memiliki keutamaan yang sangat besar.
Salah satu hadits yang populer menyebutkan bahwa puasa di hari Asyura dapat menghapus dosa-dosa kecil selama satu tahun yang lalu.
Sedangkan puasa Tasua dilakukan sehari sebelum Asyura sebagai bentuk penyempurnaan dan pembeda dari kebiasaan kaum Yahudi, yang juga melakukan puasa di hari Asyura.
Rasulullah SAW bersabda:
“Puasa pada hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar dapat menghapuskan dosa setahun yang telah lalu.” (HR. Muslim)
Dengan demikian, melaksanakan puasa di bulan Muharram, khususnya pada hari Tasua dan Asyura, menjadi kesempatan emas bagi umat Islam untuk menghapus dosa dan meraih pahala yang besar di awal tahun Hijriyah.
Rangkuman AI sedang dibuat…