Komisi I DPR Siapkan Rapat Terkait Kebocoran Data NPWP, Termasuk Milik Presiden Jokowi



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Terkait kasus yang menghebohkan yakni kebocoran data NPWP, yang termasuk data milik Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Keuangan Sri Mulyani,
Komisi I DPR akan menggelar rapat, Senin (23/9).
Rapat ini akan melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) serta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).
Wakil Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis Almasyhari dari Fraksi PKS, mengonfirmasi bahwa agenda utama rapat tersebut adalah membahas mendalam kebocoran data yang baru-baru ini terjadi.
“Besok pagi kami akan rapat dengan Polhukam dan Kominfo. Agenda tunggalnya adalah membahas kebocoran data ini,” kata Kharis di Jakarta Pusat pada Minggu (22/9/2024).
Rapat ini juga akan mengevaluasi tindakan yang telah diambil oleh instansi terkait, mengingat kasus kebocoran data ini terus berulang.
“Kami ingin melihat sejauh mana evaluasi dari langkah-langkah yang sudah diambil. Nyatanya, kemarin bocor lagi,” tambahnya.
Sementara itu, Presiden Jokowi telah memberikan instruksi kepada Kemenkominfo, Kementerian Keuangan, dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk segera mengambil langkah mitigasi terkait kebocoran data ini.
“Saya sudah perintahkan Kominfo, Kemenkeu, dan BSSN untuk memitigasi secepatnya,” kata Jokowi di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (19/9).
Jokowi juga mengakui bahwa kasus kebocoran data seperti ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di negara-negara lain.
Ia menilai keteledoran dalam penggunaan password dan penyimpanan data yang tersebar di berbagai tempat menjadi salah satu penyebab data bisa diretas.
Rapat Komisi I DPR ini diharapkan dapat merumuskan solusi yang lebih efektif untuk mencegah kebocoran data di masa mendatang, sekaligus menindaklanjuti evaluasi dari langkah-langkah yang telah dilakukan sebelumnya.
Rangkuman AI sedang dibuat…