Bikin Geger! Pelajar SMA Dan SMP Di Demak Berlaku Mesum, Direkam Dan Ditonton Temannya



HAIJAKARTA.ID- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mempertimbangkan usulan pembukaan 76 taman di Ibu Kota agar dapat beroperasi selama 24 jam. Rencana tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang terbuka hijau dan fasilitas publik. Pramono mengatakan, usulan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Pemprov DKI akan terlebih […]

HAIJAKARTA.ID- Kapolri mengeluarkan kebijakan baru yang melarang seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggunakan rokok elektrik atau vape. Aturan tersebut berlaku mulai 30 Oktober 2026 dan ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik yang bertugas di lingkungan kantor maupun di luar kedinasan. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang […]

HAIJAKARTA.ID- Mutasi terhadap tujuh anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya menjadi sorotan publik. Pasalnya, pemindahan sejumlah personel tersebut terjadi tidak lama setelah mereka terlibat dalam penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menyeret tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Ketujuh anggota kepolisian tersebut diketahui dimutasi berdasarkan surat telegram Kapolrestabes Surabaya Nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober […]
HAIJAKARTA.ID – Belum reda video mesum Guru dan Murid di Gorontalo. Media sosial kembali digegerkan dengan video pelajar SMA dan SMP di Demak yang sedang bersetubuh.
RH (17) pelajar SMA dan ML (14) pelajar SMP ketahuan berhubungan badan di ruang kelas salah satu SD di Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng).
Perbuatan tak senonoh itu direkam dan disaksikan oleh teman-temannya. Bahkan salah teman RH sempat menyorot alat vital keduanya menggunakan flashlight handphone.
Menurut keterangan polisi, persetubuhan antar pelajar itu dilakukan di salah satu ruang kelas SDN di Kecamatan Demak, Minggu (15/9/2024), pukul 12.00 WIB.
Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Winardi menjelaskan. Kejadian tersebut bermula ketika ML sedang menuju ke tempat fotokopi.
ML berniat untuk mengerjakan tugas bersama teman-temannya sekira pukul 12:00 WIB pada Minggu, 15 September 2024. Ketika di perjalanan, ML bertemu dengan pelaku, inisial RH.
“Selanjutnya pelaku ngobrol dengan kedua temannya tersebut, kemudian memanggil korban untuk diajak ke sekolah dasar,” katanya dikutip pada Jumat, 27 September 2024.
Selanjutnya, mereka menuju gedung SD yang berada di Desa Cabean, Demak. Sejumlah pelajar ini lalu masuk ke ruang kelas yang kosong.
Usai video itu menyebar di media sosial WhatsApp, orangtua ML melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.
Namun, Kasatreskrim Polres Demak, AKP Winardi memastikan. Kejadian ini bukan tindak pemerkosaan.
“Bukan (pemerkosaan), karena korban sudah sering berhubungan dengan pelaku,” ujar Winardi, kepada wartawan di Polres Demak, Kamis (27/9/2024) sore.
Kronologi kejadian, saat itu ML pergi untuk fotokopi tugas, namun di jalan dicegat oleh RH. Kata Winardi, RH sempat mengobrol dengan kedua temannya sebelum diajak ke ruang kelas SD.
“Tidak lama kemudian pelaku memanggil korban untuk diajak ke sekolah dasar, dan selanjutnya di ruang kelas pelaku mencabuli korban,” beber dia.
Menurut Winardi, pihaknya sudah memeriksa sembilan saksi serta mengamankan sejumlah barang bukti dan pelaku RH.
Pihaknya telah menyita tiga video dengan durasi sekitar satu menit yang menunjukkan tindakan tidak pantas di dalam ruang kelas tersebut.
“Saat ini yang kita amankan pelaku persetubuhan satu orang (RH) dan saksi-saksi yang kita periksa ada sekitar sembilan orang,” katanya.
Soal tindak asusila yang direkam video, Winardi menyebutkan, masih akan mendalami lebih lanjut kejadian tersebut.
“Saat ini masih perlu pendalaman terkait dengan perekaman terhadap kejadian tersebut, saat ini sudah kita mintai keterangan beberapa saksi-saksi maupun yang melakukan perekaman,” ujarnya.
Atas perbuatannya, pelaku terjerat Undang-Undang Perlindungan Anak, ancaman maksimal 15 tahun penjara.
Rangkuman AI sedang dibuat…